Anggaran Jembatan Gantung Mekar Baru Telan Rp2,6 Miliar

    Rizkie Fauzian - 23 November 2020 12:01 WIB
    Anggaran Jembatan Gantung Mekar Baru Telan Rp2,6 Miliar
    Jembatan Gantung Mekar Baru di Kabupaten Serang. Foto: Kementerian PUPR
    Banten: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Jembatan Gantung Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Jembatan tersebut dibangun menggunakan anggaran Tahun 2020 sebesar Rp2,6  miliar.

    Jembatan Gantung Mekar Baru yang dibangun sejak 11 September tersebut progres konstruksi sudah mencapai 72 persen. Pembangunannya ditargetkan selesai 30 Desember 2020, namun selesai lebih cepat pada 21 Desember 2020.

    Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun sepanjang 42 meter dengan lebar 1,5 meter untuk menghubungkan Desa Mekar Baru dan Desa Cikokok, Kecamatan Petir. Pembangunan dikerjakan oleh kontraktor PT Rizky Cipta Guna Perkasa.

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau sehingga lebih terbuka.

    "Hadirnya jembatan ini akan mempermudah dan mempersingkat waktu perjalanan masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, menyelesaikan urusan administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 23 November 2020.

    Kepala Desa Mekar Baru Mudzakir mengatakan bahwa kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan karena hanya berupa cor tanpa besi pengamanan. Setiap hujan pasti jembatan sebelumnya tergenang air, karena  berada di bawah jurang.

    "Sudah banyak masyarakat yang nekat melintas jatuh, makanya kami sangat bersyukur akhirnya jembatan baru yang selama ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat dibangun Kementerian PUPR untuk mempermudah mobilitas warga," kata Mudzakir.

    Di Provinsi Banten sekitar 30 jembatan gantung telah dibangun Kementerian PUPR. Pembangunan jembatan gantung merupakan usulan dari Pemerintah Daerah setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), TNI, dan DPRD yang diajukan kepada Kementerian PUPR dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, sosial, ekonomi, potensi wilayah, dan kesesuaian lokasi, manfaat, dan urgensi pembangunan jembatan.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id