Pengembang Minta Tambahan Stimulus Hadapi Pandemi

    Rizkie Fauzian - 20 Mei 2020 19:55 WIB
    Pengembang Minta Tambahan Stimulus Hadapi Pandemi
    Pengembang minta stimulus tambahan hadapi pandemi. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Sektor properti menjadi salah satu yang terimbas pandemi korona (covid-19). Hal ini tentu memengaruhi penjualan para pengembang properti.

    Untuk itu, Real Estate Indonesia (REI) meminta pemerintah untuk memberikan stimulus berupa restrukturisasi kredit yang mengurangi peringkat kolektabilitas.

    "Penghapusan bunga kredit atau sinking fund bosa dibuka blokir dan tidak harus dipenuhi pada setiap bulan, tidak membekukan rekening deposito milik debitur serta retensi dapat dicairkan," kata Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida dalam video konferensi, Rabu, 20 Mei 2020.

    Selain itu, pengembang juga meminta stimulus pajak, antara lain penghapusan Pajak Penghasilan (PPh) 21, percepatan pengurangan pajak PPh badan, menurunkan PPh final dari 2,5 persen menjadi satu persen.

    "Kemudian menerapkan PPh final tersebut berdasarkan nilai aktual transaksi, bukan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)," ungkapnya.

    Stimulus perpajakan lain yang diminta pengembang untum daerah, antara lain Bea Perolehan Hak atas Tanag dan Bangunan (BPHTB) agar dihapuskan. Menghapus atau diskon PBB, pajak PJU, pajak hotel dan restoran, pajak parkir dan pajak reklame.

    Totok menjelaskan, dampak pandemi telah memukul sub sektor properti, seperti mal yang mengalami penurunan 75 persen, bahkan bisa mencapai 90 persen. Okupansi hotel juga menurun hingga 90 persen. Perkantoran dan rumah komersil masing turun 74,6 persen dan 50 persen.

    "Kami juga meminta tidak ada kenailan NJOP. Serta penurunan tarif beban puncak dan penghapusan bebas biaya minimal PLN dan PDM untuk hotel, mal dan perkantoran," jelasnya.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id