Penerapan Konstruksi Ramah Lingkungan dalam Proyek Infrastruktur

    Antara - 28 Oktober 2021 19:58 WIB
    Penerapan Konstruksi Ramah Lingkungan dalam Proyek Infrastruktur
    Implementasi konstruksi berkelanjutan harus didukung rantai pasok konstruksi hijau. Foto: MI



    Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan implementasi konstruksi berkelanjutan harus didukung rantai pasok konstruksi hijau.

    "Implementasi konstruksi berkelanjutan harus didukung oleh rantai pasok sumber daya konstruksi yang mengutamakan produk lokal, unggulan, dan ramah lingkungan," ujar Wakil Menteri PUPR Jhon Wempi Wentimpo, Kamis, 28 Oktober 2021.

     



    Dirinya menjelaskan bahwa salah satu fokus Kementerian PUPR adalah penggunaan rantai pasok konstruksi yang hijau, atau biasa disebut Green Construction Supply Chains yang merupakan titik awal pembenahan demi terwujudnya konstruksi berkelanjutan.

    Hal ini disebabkan penerapan proses yang ramah lingkungan dalam setiap tahapannya. Selain itu, rantai pasok konstruksi yang hijau juga dapat meningkatkan kualitas produk konstruksi yang dihasilkan.

    Untuk mendukung penggunaan rantai pasok konstruksi yang hijau, upaya yang dilakukan Kementerian PUPR, antara lain menerbitkan Instruksi Menteri PUPR Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penggunaan Semen Non Ordinary Portland Cement Pada Pekerjaan Konstruksi di Kementerian PUPR.

    Menggunakan material bambu dalam pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak. Menggunakan karet sebagai campuran aspal yang dinilai dapat meningkatkan 8 ketahanan aspal terhadap temperatur dan deformasi.

    Memanfaatkan flyash sebagai campuran beton dalam pembuatan jembatan yang dinilai dapat memberikan ketahanan yang lebih baik pada lingkungan yang korosi.

    Menggunakan material pre-fabrikasi, antara lain dalam pembangunan perumahan dengan sistem modular (Risha), yang dapat dibongkar pasang dalam waktu cepat dan didesain untuk menahan potensi gempa.

    "Kami menyadari bahwa berbagai upaya yang dilakukan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan kolaborasi dari semua pihak termasuk kalangan industri semen sebagai pemasok material konstruksi dalam negeri. Peran industri material konstruksi sangat penting terutama dalam memanfaatkan hasil riset dan menerapkan teknologi material konstruksi ramah lingkungan," ungkapnya.

    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id