Tingkatkan Akses Air Minum di 5 Kawasan Pariwisata

    Rizkie Fauzian - 10 September 2020 17:02 WIB
    Tingkatkan Akses Air Minum di 5 Kawasan Pariwisata
    Akses air minum di lima Kawasan Strategis Pariwisata ditingkatkan. Foto: Kementerian PUPR
    Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya meningkatkan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

    Dengan tersedianya sarana air bersih dan layak minum diharapkan akan meningkatkan pemahaman tentang hidup bersih dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 dan dapat mengurangi risiko penyakit.

    Menteri Basuki mengatakan pembangunan jaringan layanan air bersih melalui peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) diharapkan dapat menjaga optimisme dan kesinambungan pembangunan infrastruktur untuk mendukung produktivitas sektor pariwisata.

    "Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada lima KSPN yang dihentikan," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

    Pada TA 2020, anggaran di bidang permukiman untuk mendukung lima KSPN Prioritas sebesar Rp622 miliar yang digunakan untuk 59 paket pekerjaan salah satunya peningkatan layanan penyediaan air minum.

    Di KSPN Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara tengah disiapkan pembangunan jaringan perpipaan di dua lokasi yakni SPAM Merek berkapasitas di 20 liter/detik di Kabupaten Karo dengan anggaran Rp31,2 miliar melalui skema Multi Years Contract (MYC) 2020-2021 dan SPAM Simanindo dengan anggaran Rp15,44  miliar untuk melayani 200 Sambungan Rumah (SR) di kawasan Tomok.

    Jaringan perpipaan SPAM juga dibangun untuk mendukung penyediaan air minum 687 SR di KSPN Borobudur dengan anggaran Rp12,48 miliar pada 2020 dari total Rp20,80 miliar (MYC 2020-2021). Pembangunannya masuk tahap lelang dengan target selesai konstruksi Maret 2021.

    Selanjutnya di kawasan Gili Air Kabupaten Lombok Utara dibangun jaringan perpipaan SPAM Sigar Perjalin  dengan anggaran Rp36,48 miliar (MYC) untuk melayani 1.000 SR di KSPN Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

    Untuk KSPN Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur tengah disiapkan pembangunan SPAM Wae Mese II berkapasitas 100 liter/detik di Kabupaten Manggarai Barat. Selain itu juga dilakukan optimalisasi jaringan perpipaan SPAM untuk mendukung penyediaan air minum sebanyak 2.000 SR di Labuan Bajo dan pembangunan reservoir di Pulau Rinca berkapasitas 50 m2. Total anggaran untuk tiga proyek tersebut sebesar Rp193,83 miliar.

    Di KSPN Manado, Bitung, Likupang Provinsi Sulawesi Utara dibangun jaringan perpipaan SPAM Pantai Malalayang untuk melayani 250 SR dengan biaya Rp7,88 miliar dan optimalisasi SPAM Pulau Bunaken dengan anggaran Rp3,15 miliar untuk 50 SR.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id