Akses Transportasi Mudah, Properti Depok Terus Menggeliat

    Rizkie Fauzian - 31 Januari 2020 16:06 WIB
    Akses Transportasi Mudah, Properti Depok Terus Menggeliat
    Akses transportasi kerek harga hunian di Depok. Foto: Shutterstock
    Jakarta: Banjir besar yang terjadi di awal tahun tak hanya terjadi di Ibu Kota tapi juga di Depok, Jawa Barat. Meski demikian, Depok memiliki kenaikan indeks harga properti tertinggi di antara kota penyangga Ibu Kota lainnya.

    "Depok memiliki kenaikan indeks harga properti paling besar dengan suplai properti paling sedikit. Bisa dibilang kenaikan indeks properti di Depok merupakan lima kali kenaikan indeks properti nasional," ujar Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 31 Januari 2020.

    Dalam survei Rumah.com Indonesia Property Market Index kuartal IV-2019 mencatat indeks harga hunian di Depok dari sisi harga mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 12,96 persen jika dibandingkan dengan kuartal yang sama pada 2018 (year-on-year).

    Kenaikan indeks harga properti Depok didorong oleh semakin banyaknya pilihan akses transportasi seperti Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan jalan tol. Apalagi saat ini berkembang wacana pembangunan transportasi publik berbasis rel atau monorel Depok.

    "Sistem transportasi massal dalam kota memiliki dampak yang sangat nyata pada kenaikan harga properti. Keberadaan koridor transportasi baru, penambahan akses transportasi atau perubahan sistem transportasi massal akan meningkatkan potensi investasi properti di suatu wilayah," jelasnya.

    Bagi para pencari properti di wilayah Depok, penting sekali untuk melakukan survei langsung ke lokasi idaman. Selain bisa mengetahui langsung kondisi lingkungan perumahannya, fasilitas dan potensi sekitar, konsumen juga bisa mengukur jarak tempuh dan mempelajari akses transportasi dan fasilitas umum yang ada. 
     
    "Harus diakui, hunian di dekat sarana transportasi umum saat ini menjadi pilihan bagi para pencari hunian di Jakarta. Dengan hadirnya berbagai sarana transportasi umum massal maka hunian yang memiliki kedekatan akses menuju transportasi umum akan memudahkan mobilitas para penghuninya menuju tempat aktivitas atau pekerjaannya khususnya bagi para pekerja," pungkas Ike.

    Sementara itu, dengan keterbatasan lahan yang tersedia, arah pengembangan tempat tinggal di Depok mengarah pada hunian vertikal atau apartemen. Terutama di kawasan Margonda, di tengah pasokan lahan yang kian sulit dan mahal.




    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id