Imbas Korona, Pameran Furnitur Digelar Secara Digital

    Rizkie Fauzian - 14 Mei 2020 18:14 WIB
    Imbas Korona, Pameran Furnitur Digelar Secara Digital
    Pameran furnitur IFEX dilakukan secara digital. dok. IFEX
    Jakarta: Pandemi global virus korona (covid-19) memaksa banyak negara untuk menerapkan kebijakan penutupan wilayah (lockdown) atau melakukan pembatasan aktivitas secara fisik (physical distancing), termasuk di Indonesia.

    Masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah dan hanya keluar rumah untuk urusan yang benar-benar penting. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19 dan memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

    Di tengah kondisi seperti ini, aktivitas masyarakat terus berjalan utamanya secara online atau digital demi memastikan roda ekonomi tetap berputar. Seperti pameran mebel Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2020 yang harus dilakukan secara daring.

    Setiap tahun pameran ini berhasil menarik ribuan buyers dan exhibitor dari dalam dan luar negeri. Tahun lalu, pameran ini menarik lebih dari 12 ribu pengunjung dengan total nilai transaksi mencapai sekitar USD1,270 miliar.

    Dyandra Promosindo, selaku penyelenggara pameran dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) berusaha melakukan inovasi di bidang pameran melalui penyelenggaraan pameran IFEX 2020 secara digital.

    Dengan cara ini para buyers dan exhibitors tetap bisa saling berinteraksi melalui laman resmi IFEX 2020 di www.ifexindonesia.com. Di laman tersebut, buyers bisa memilih referensi produk dan kategori yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Keunggulan desain mebel dan kerajinan Indonesia telah diakui oleh berbagai negara di dunia. Kehadiran para buyers internasional di setiap penyelenggaraan IFEX menjadi bukti betapa produk-produk furnitur Indonesia begitu digemari konsumen internasional.

    "Tahun ini, kami berharap buyers internasional akan tetap 'datang' dan meramaikan pameran IFEX 2020 yang kami gelar secara digital," ujar Ketua Umum HIMKI Soenoto dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Mei 2020.

    Ia menambahkan bahwa teknologi digital memungkinkan terjadinya interaksi antara seseorang atau sebuah perusahaan dengan orang atau perusahaan lain dimana pun di seluruh dunia. "Dengan menggelar pameran digital IFEX 2020, HIMKI berharap buyers internasional akan tetap bisa datang dan menikmati berbagai produk yang dihadirkan oleh para peserta melalui laman resmi IFEX 2020," ujar Soenoto.

    Product showcase pada laman tersebut menampilkan ratusan produk terbaik dari para peserta yang selama ini mendukung pameran IFEX. Pada setiap produk yang ditampilkan tersedia pilihan bagi buyers untuk melakukan kontak langsung dengan exhibitor melalui platform email yang terdaftar.

    Seperti pameran pada tahun-tahun sebelumnya, terdapat berbagai pilihan produk pada laman IFEX 2020 dari berbagai produsen baik lokal maupun mancanegara. Produk yang ditampilkan merupakan produk pilihan berkualitas tinggi yang menjadi salah satu nilai jual IFEX.

    "Merebaknya pandemi covid-19 memberikan dampak di semua sektor dan industri, termasuk industri mebel dan kerajinan. Di sisi lain, kami menyadari bahwa kegiatan ekonomi mesti terus digerakkan demi menjaga kelangsungan bisnis dan kehidupan. Hal inilah yang mendorong kami untuk melakukan pengembangan inovasi pameran IFEX secara digital," ujar Presiden Direktur Dyandra Promosido Hendra Noor Saleh.

    Ia menyatakan pihaknya ikut mendukung program pemerintah terkait kebijakan pembatasan sosial. Untuk itu, pilihan untuk melakukan pameran secara digital dirasa sebagai pilihan terbaik di saat pandemi seperti saat ini. Hal ini juga sejalan dengan berbagai kegiatan lain yang dilakukan secara online atau dikenal dengan work from home (WFH), tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia.

    Sejauh ini, tercatat lebih dari 300 perusahaan mebel dan kerajinan yang ikut ambil bagian pada pameran digital IFEX 2020. Para pengunjung dan buyers bisa mengakses pameran digital ini mulai 13 Mei 2020.

    "Pameran digital ini menjadi wadah kami dalam mengapresiasi para exhibitors dan membuka jalan bagi mereka untuk tetap 'bertemu' dengan para pengunjung dan buyers dari dalam dan luar negeri. Melalui pengalaman baru ini kami berharap para pelaku industri mebel dan kerajinan di Indonesia bisa terus bekerja dan berkarya agar industri ini bisa terus bergerak dan berkembang," pungkas Hendra Noor Saleh.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id