• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Rusun murah ala Australia yang bikin betah

Rizkie Fauzian - 10 Mei 2018 08:16 wib
Usulan desain rusun murah berjudul Newborn in Crevive.
Usulan desain rusun murah berjudul Newborn in Crevive. inhabitat/beebreeders

Sydney: Apa yang terpikir saat mendengar rusun murah? Pasti ruangan sempit nan sumpek, desainnya membosankan dan fasilitas yang pokoknya ada dengan kualitas bangunan sekedarnya.

Namun tidak demikian dengan proyek rumah susun murah yang hendak dikembangkan di Sidney. Kota terbesar Australia juga menghadapi masalah pengadaan hunian layak yang harganya terjangkau.

Tapi mereka sangat menekankan faktor kenyamanan yang meski dalam luas terbatas, tapi harus membuat betah penghuni. Belum lagi ketersediaan fasilitas rusun yang walau dihuni kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, namun wajib manusiawi.

Maka sebuah kompetisi desain pun diadakan. Penyelenggaranya adalah firma arsitektur Bee Breeders. Kompetisi bertajuk Sydney Affordable Housing Challenge ini diikuti peserta dari berbagai negara.

Berikut ini empat desain pemenangnya sebagaimana dikutip dari inhabitat;

Bridging Affordable Housing



Konsepnya sederhana saja. Pembangunannya menggunakan meterial prefabrikasi untuk menekan biaya produksi. Kelebihannya adalah konsep rusun dan jembatan antar tower yang sekaligis merupakan ruang terbuka hijau bagi penghuninya.

Newborn in the Crevice

Rusun ini menyediakan kombinasi hunian dan fasilitas umum. Bentuk sederhananya diimbangi warna-warni alam kisi struktural dan ukuran bangunan yang berbeda sehingga menciptakan dimensi yang unik.

TOD and Waterfront Housing



Hunian konsep Transit-oriented development (TOD) dibangun di kawasan pelabuhan yang menyambung dengan stasiun MRT. Sengaja dibuat dengan tempat parkir yang sekedarnya karena memang tujuannya mengurangi penggunaan mobil oleh penghuninya.

Water Smart Home Sydney



Rusun ini mensyarakatkan lahan yang luas untuk bangunannya. Ini karena konsepnya yang mengutamakan adanya 'hutan' di antara towernya. Tujuan hutan-hutan mini itu sebagai sumber pasokan udara segar ke seluruh bangunan.
 


(LHE)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.