Sejarah di villa mandor perkebunan di tepi Toba

    Rizkie Fauzian - 19 Agustus 2018 15:46 WIB
    Sejarah di villa mandor perkebunan di tepi Toba
    Petugas membersihkan patung Soekarno dari abu vulanik letusan Gunung Sinabung di rumah pengasingan Soekarno di Berastagi. Antara Foto/Septianda Perdana
    Berastagi: Bangunan megah di tepi Danau Toba pernah menjadi tempat pembuangan bagi Presiden Soekarno. Bila rumah pengasingan lain dijadikan museum, yang ini dikelola Pemprov Sumatera Utara sebagai tempat menginap bagi para tamu.

    Ini pula yang nilai keaslian rumah di Parapat ini hanya tersisa di eksteriornya. Sementara bagian interiornya diisi dengan furniture baru sesuai peruntukannya sebagai penginapan. Hanya kursi rotan di lantai dua yang disebut masih asli.
     

    baca juga: Pancasila lahir di rumah ini


    Di rumah bergaya arsitektur Eropa ini juga sempat menjadi tempat pengasingan bagi Sjahrir dan Haji Agus Salim pada 1948. Tidak lama ketiganya diasingkan di sana, yaitu pertengahan Desember 1948 hingga akhir Januari 1949.

    Sebelumnya selama 12 hari mereka ditempatkan di Berastagi, Karo. Setelah dari Parapat, Bung Karno bersama Sjahrir dan Haji Agus Salim dipindahkan ke Muntok di Pulau Bangka.

    Sejarah di villa mandor perkebunan di tepi Toba
    Kamar tempat Soekarno menjalani pengasingan oleh Belanda selama 12 hari di Berastagi. Antara Foto/Irsan Mulyadi

    Dari balkon lantai dua tersaji pemandangan langsung ke arah Danau Toba. Ketika dibangun pada 1820 memang bangunan ini ditujukan sebagai tempat berlibur bagi keluarga mandor perkebunan teh, karet dan kopi yang Belanda kelola

    Arsitektur bergaya klasik Eropa. Dinding dan atap dibangun menggunakan kayu jati. Halamannya yang seluas sekitar 2 hektar tertata rapi.  Hutan pinus di sekitar rumah menambah asri suasana.

     



    (LHE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id