'Wajah Baru' Museum de Lakenhal yang Berusia 375 Tahun

    Rizkie Fauzian - 20 Mei 2020 11:53 WIB
    'Wajah Baru' Museum de Lakenhal yang Berusia 375 Tahun
    Museum de Lakenhal yang berusia 375 tahun. Foto: Karen Borghouts
    Laiden: Museum de Lakenhal merupakan bangunan yang berusia 375 tahun di kota Laiden, Belanda. Penampilan museum diubah dengan penambahan gedung baru dengan gaya kontemporer.

    Happel Cornelisse Verhoeven dan Julian Harrap Architects mendesain bangunan baru di museum seni dan kerajinan dengan sederhana tanpa mengusik bangunan bersejarah lainnya.
    'Wajah Baru' Museum de Lakenhal yang Berusia 375 Tahun
    Foto: Karen Borghouts

    Dibangun pada 1641 oleh arsitek Arent van's-Gravesande, museum ini dulunya merupakan pusat perdagangan kain. Namun berubah pada 1874 dan diperluas dengan tambahan bangunan lainnya pada 1890 dan 1921.

    Bangunan baru yang disebut Van Steijn memiliki fasad yang terbuat dari bata. Fasadnya memiliki lipatan khas concertina, yang biasanya ada pada bangunan pabrik kain dan tekstil tenun.
    'Wajah Baru' Museum de Lakenhal yang Berusia 375 Tahun
    Foto: Karen Borghouts

    "Ini adalah anggota baru keluarga Lakenhal yang merujuk pada morfologi pabrik-pabrik tekstil besar yang berdiri di sekitar Lammermarkt hingga akhir abad ke-19," kata arsitek dikutip Dezeen.

    Pengunjung masuk melalui gerbang dan melintasi halaman ke bangunan utama. Bangunan tersebut berasal dari 1600-an. Bangunan lainnya menjadi toko museum, ruang ganti dan kasir.
    'Wajah Baru' Museum de Lakenhal yang Berusia 375 Tahun
    Foto: Karen Borghouts

    Sebuah jalan mengarah ke Achterplaats, bekas halaman di belakang bangunan utama yang ditutupi dengan atap kaca agar museum memiliki cahaya alami dari matahari.

    Keempat bagian Museum de Lakenhal, yakni lantai atas Laecken-Halle, Harteveltzaal, Papevleugel dan bangunan Van Steijn semuanya dapat diakses dari Achterplaats.
    'Wajah Baru' Museum de Lakenhal yang Berusia 375 Tahun
    Foto: Karen Borghouts

    "Jejak dari 375 tahun tentang sejarah bangunan dijaga dan dibiarkan terlihat. Sejarah arsitektur dapat terlihat sehingga museum dapat menunjukkan 'dirinya'," ungkapnya.

    Van Steijn terdiri dari lantai dasar yang berisi lebih banyak galeri, ruang pameran, dan kafe museum. Di lantai atas ada studio, kantor, dan perpustakaan untuk staf.

    (KIE)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id