Aurora, Reaktor Nuklir dengan Bentuk Memukau

    Rizkie Fauzian - 24 Maret 2020 17:24 WIB
    Aurora, Reaktor Nuklir dengan Bentuk Memukau
    Desain reaktor nuklir dengan bentuk memukau. Foto: Oklo
    Idaho: Apa yang Anda bayangkan tentang reaktor nuklir? Sebuah menara beton raksasa yang dipagari khusus di dalam suatu kompleks.

    Berbeda dengan reaktor nuklir yang berada di Idaho, Amerika Serikat ini. Reaktor nuklir ini memiliki desain indah menyerupai tempat tinggal.

    Perusahaan yang berbasis di California, Oklo mengembangkan pembangkit energi yang bebas emisi. Perusahaan tersebut meminta izin ke Departemen Energi untuk membangun Aurora.

    Pabrik yang bernama Aurora nantinya akan dibangun di Idaho National Laboratory. Aurora nantinya mampu menghasilkan 1,5 megawatt untuk memberi daya sekitar 1.000 rumah.

    Selain itu Aurora juga dapat bertahan hingga 20 tahun. Hebatnya lagi, Aurora diklaim mampu menghemat satu juta ton emisi karbon dan mengubah limbahnya menjadi energi bersih.

    Struktur Aurora dirancang dengan desain A-frame. Bangunan ini menyerupai chalet atau vila kecil di pegunungan daripada pembangkit listrik.

    Bentuk atapnya dibuat runcing, sementara struktur bangunan dibuat segitiga untuk membantu mendinginkan kerja reaktor. Tak hanya itu, pembangkit ini memiliki keamanan yang ketat.

    Pasalnya, dengan teknologi yang canggih memungkinkan Aurora terbuka bagi publik. Bahkan Aurora memiliki atrium depan yang dapat digunakan untuk tempat wisata atau acara.

    Eksterior A-frame menampilkan panel surya dengan teknologi Sistine Solar, yakni sebuah perusahaan yang menciptakan kulit khusus untuk panel.

    Nantinya setiap Aurora akan menampilkan karya seni yang dibuat oleh seniman lokal. Oklo bekerja dengan Forest Stearns untuk merancang gambar Aurora dari luar angkasa.

    "Kami juga telah membahas penambahan area kolam renang indoor berpemanas dan taman vertikal indoor," kata COO Caroline Cochran dikutip Dezeen.

    Saat ini perusahaan Oklo baru saja mengajukan aplikasi lisensi gabungan ke Komisi Pengaturan Nuklir dan berharap Aurora pertama akan mulai beroperasi pada 2022 atau 2023.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id