8 Fakta di Balik Pesona St. Louis's Gateway Arch

    Anggi Tondi Martaon - 25 November 2019 08:17 WIB
    8 Fakta di Balik Pesona St. Louis's Gateway Arch
    St. Louis's Gateway Arch menjadi bangunan lengkung tertinggi di dunia. Foto: Shutterstock
    Missouri: St. Louis's Gateway Arch merupakan salah satu ikon arsitektur di Amerika. Monumen yang dirancang oleh Eero Saarinen itu dinobatkan sebagai bangunan lengkung tertinggi di dunia, mencapai 630 kaki atau 192 meter.

    Ada banyak fakta yang tidak diketahui publik terkait keberadaan St. Louis's Gateway Arch di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat. Dikutip dari Architecturaldigest, berikut beberapa fakta seputar pembangunannya.

    1. 40 Bangunan Dihancurkan

    Menurut Insinyur W. C. Bernard, pembangunan St. Louis's Gateway Arch sebagai program pembersihan wilayah kumuh yang dipaksakan. Setidaknya, 40 bangunan yang menampung 290 bisnis dihancurkan untuk memberikan ruang terhadap bangunan melengkung tersebut.

    2. Ketepatan Pengukuran

    Pembangunan St. Louis's Gateway Arch penuh perhitungan yang tepat. Sebab, proses pembangunan dua pondasi lengkungan dibuat secara terpisah. Jika pengukuran meleset sebesar 1/64 inci, maka potongan terakhir bagian puncak tidak akan bertemu.

    3. Tidak Ada Korban 

    Perusahaan asuransi yang terlibat memprediksi bahwa sebanyak 13 pekerja akan menjadi korban selama pembangunan. Sebab, mereka bekerja di atas ketinggian 192 meter tanpa jaring pengaman.

    Satu-satunya korban jiwa terjadi di luar proses pengerjaan, yaitu Kenneth Swyers. Dia melompat dari pesawat dan mendarat di puncak St. Louis's Gateway Arch lalu melompat ke tanah. Namun, karena parasut penolong tidak terpasang, dia akhirnya tewas saat melakukan atraksi tersebut.

    4. Kesalahan Pengumuman Pemenang 

    Suatu proses pembangunan tak selalu sempurna. Salah satu kesalahan yang terjadi yaitu pengumuman pemenang desain St. Louis's. Awalnya, pejabat pemerintahan mengumumkan bahwa Eliel Saarinen sebagai pemenang. 

    Saat seremoni kemenangan akan dimulai, ternyata sebuah telegram diterima oleh Eliel bahwa terjadi kesalahan pengumuman.

    Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa pemenang desain St. Louis's adalah Eero Saarinen. Dia adalah anak Eliel Saarinen yang sebelumnya diumumkan sebagai pemenang.

    5. Lebar dan Tinggi yang Sama

    Lebar bangunan dan tinggi monumen St. Lousis's sama, yaitu 192 meter. Namun hal itu sering kali tidak disadari oleh orang yang melihat, sebab bentuk bangunan tersebut menciptakan ilusi bahwa tinggi dan lebar tidak sama.

    6. Fasilitas untuk Pelajar Putus Sekolah

    Desain lengkung membuat para perancang bangunan memutar otak menyediakan fasilitas yang bisa digunakan pengunjung agar bisa menuju puncak bangunan.

    Tanpa disadari, masalah tersebut dipecahkan oleh Dick Bowser, eks mahasiswa yang gagal menyelesaikan kuliahnya. Bowser akhirnya membantu usaha keluarga di bisnis lift.

    Bowser diminta untuk merancang sistem hanya dalam dua pekan. Dia berhasil membuat tram dari kombinasi lift dan kincir.

    7. Presiden Amerika Dilarang Menaiki Puncak 

    Secret Service melarang presiden Amerika berada di puncak St. Louis's Gateway Arch. Sebab, ruangan yang ada di bagian puncak sangat sempit dan tertutup.

    Satu-satunya kepala pemerintahan Negeri Paman Sam yang diperbolehkan berada di puncak St. Louis's Gateway Arch yaitu Dwight D. Eisenhower. Dia memaksa menaiki puncak bangunan tersebut meski tidak ada dalam rangkaian acara kepresidenan.

    8. Biaya Renovasi Lebih Mahal dari Pembangunan

    Biaya renovasi St. Louis's Gateway Arch ternyata sangat mahal daripada pembangunan awal. Saat pembangunan, anggaran yang dihabiskan sebesar USD13 juta pada 1960-an atau USD100 juta setelah disesuaikan dengan inflasi.

    Ternyata, biaya perbaikan mencapai USD380 juta. Renovasi tersebut mencakup taman, perluasan museum, penambahan kafe, dan peningkatan tepi sungai untuk mencegah banjir.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id