Desain Air Mancur yang Terinspirasi Kumbang Gurun

    Intan Yunelia - 17 Maret 2020 10:58 WIB
    Desain Air Mancur yang Terinspirasi Kumbang Gurun
    Air mancur di Dubai yang terinspirasi kumbang dan kaktus. Foto: MEAN
    Dubai: Perusahaan desain Middle East Architecture Network (MEAN) merancang sebuah air mancur dengan desain futuristik sekaligus unik. Desain air mancur tersebut terinspirasi dari alam.

    Air mancur tersebut rencananya akan dibangun sebagai bagian dari Dubai Expo 2020. Arsitek Riyad Joucka mengaku terinspirasi dari teknik kumbang Gurun Namib dalam mengambil uap air dari udara.

    Dia merancang air mancur dengan cangkang penuh dengan bulatan yang nantinya dapat menyerap uap air dan menampungnya. Pengembunan uap air dilakukan dengan cara mengkondensasikan tetesan air.

    Air tersebut nantinya disimpan dalam tempat penyimpanan yang telah disaring secara khusus sehingga bisa digunakan kembali, baik untuk penggunaan cuci atau meminum langsung air tersebut.

    Desainnya juga terinspirasi dari Cactus Aloe Vera yang dapat melindungi air dari panas dan penguapan. Joucka merupakan pendukung Biomimikri yakni pendekatan untuk menciptakan sebuah inovasi dengan meniru suatu spesies.

    "Idenya adalah melihat alam yang mengembangkan sistem arsitektur. Alam begitu banyak akal dalam penggunaan energi. Dengan persediaan sumber daya energi yang terbatas, kita harus memperhatikan alam," kata Riyad Joucka dilansir CNN.

    MEAN merupakan perusahaan yang telah mengajukan beberapa proposal untuk desain dalam Dubai Expo 2020. Karyanya antara lain sebuah paviliun yang dibuat dari botol plastik daur ulang dengan menggunakan teknik 3D.

    Tak hanya itu, karya lainnya menggunakan bahan daur ulang seperti kawat, baja, dan karet sebagai bahan material proyek miliknya di Dubai Design Week. Karya lainnya adalah shelter bus yang dibuat dari kerang.
    Desain Air Mancur yang Terinspirasi Kumbang Gurun
    Foto: MEAN

    Proposal lainnya untuk Dubai Expo 2020 adalah sebuah bundaran kolom beton cetak 3D dengan topografi hutan yang mampu menghasilkan energi melalui panel surya dan dapat menyala di malam hari.

    Dalam skala yang lebih besar, MEAN telah menghasilkan terminal feri bertenaga surya di Korea Selatan, dan desain ulang modular dari Museum Yayasan Seni Barjeel di Sharjah, UEA.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id