Rumah Masa Kecil Hitler Diubah Jadi Kantor Polisi

    Gervin Nathaniel Purba - 06 Juni 2020 19:17 WIB
    Rumah Masa Kecil Hitler Diubah Jadi Kantor Polisi
    Rancangan kantor polisi bekas rumah Hitler. Foto: Marte.Marte
    Braunau am Inn: Pemerintah Austria dipastikan akan mengubah rumah masa kecil mantan pemimpin Nazi, Adolf Hitler menjadi kantor polisi. Keputusan ini diambil setelah perdebatan panjang selama bertahun-tahun.

    Perusahaan arsitek Marte.Marte akan merombak rumah bekas Hitler tersebut. Perusahaan yang berbasis di Austria tersebut menjadi pemenang dalam kompetisi desain yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri Austria pada November 2019.

    Pekerjaan renovasi rumah bekas Hitler tersebut diharapkan akan selesai pada awal 2023. Renovasi itu diperkirakan menelan biaya sekitar 5 juta euro atau USD5,6 juta setara Rp78 miliar (kurs Rp14 ribu).

    "Anda dapat mengenali budaya demokrasi suatu negara dengan berurusan dengan sejarahnya. Austria membutuhkan waktu lama untuk menghadapi sejarahnya sendiri," kata Menteri Karl Nehammer dilansir CNN.

    Rumah masa kecil Hitler memiliki desain yang hampir sama dengan hunian sekitarnya. Hanya saja atapnya dibuat runcing dan panjang dengan fasad berwarna kuning. Kemungkinan fasad rumah tersebut akan diganti dengan yang putih untuk menyesuaikan dengan bangunan di sekitarnya.
    Rumah Masa Kecil Hitler Diubah Jadi Kantor Polisi
    Rumah masa kecil Hitler di Austria. Foto: Joe Klamar/AFP

    Sebelumnya, rumah tersebut menjadi situs ziarah bagi simpatisan Nazi dan dianggap sebagai simbol Nazi. Pemerintah Austria berharap tradisi itu dapat terputus dengan mengubah rumah masa kecil Hitler menjadi kantor polisi.

    Status rumah itu sejak lama telah diperdebatkan. Selama bertahun-tahun, Pemerintah Austria terpaksa menyewanya dari sang pemilik dalam upaya menghentikan pelesir pendukung Nazi ke rumah tersebut.

    Rumah Hitler sempat menjadi pusat perawatan bagi kaum difabel. Namun semua itu berakhir saat pemilik rumah, Gerlinde Pommer menolak renovasi lebih lanjut. Pommer juga menolak semua tawaran dari pemerintah.

    Rencana menjadikan rumah itu sebagai pusat penampungan pengungsi pada 2014 juga berakhir gagal. Dua tahun kemudian, pemerintah Austria baru bisa mendapatkan rumah tersebut di bawah perintah pengadilan. Rumah itu dibeli dengan harga 810 ribu euro atau setara Rp12 miliar.

    Opini warga Austria terpecah mengenai rumah Hitler. Sebagian orang memintanya agar segera dirobohkan, namun ada juga yang berpendapat sebaliknya. Beberapa orang meminta agar rumah itu dijadikan semacam tempat penggalangan dana atau untuk rekonsiliasi.
    Rumah Masa Kecil Hitler Diubah Jadi Kantor Polisi
    Rancangan kantor polisi bekas rumah Hitler. Foto: Marte.Marte

    Hitler lahir di Branau am Inn, kota tempat ayahnya bekerja, pada 20 April 1889. Keluarga tinggal di rumah tersebut selama beberapa pekan setelah Hitler lahir, sebelum akhirnya pindah ke bangunan lain di area tersebut.

    Mereka meninggalkan Branau am Inn saat Hitler berusia tiga tahun. Hitler pernah kembali ke kota itu pada 1938, setelah dirinya menganeksasi Austria kepada Nazi Jerman.

    Di bawah kepemimpinan Hitler (1933-1945), Nazi Jerman memulai Perang Dunia II. Hitler menerapkan kebijakan genosida yang berujung pada tewasnya sekitar enam juta orang Yahudi dan puluhan juta prajurit serta warga sipil lainnya.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id