Direnovasi, Masjid Istiqlal Lebih Kinclong dan Ramah Difabel

    Rizkie Fauzian - 23 Agustus 2019 12:13 WIB
    Direnovasi, Masjid Istiqlal Lebih Kinclong dan Ramah Difabel
    Masjid Istiqlal dibuat ramah difabel. (Foto: dok. Kementerian PUPR)
    Jakarta: Renovasi Masjid Istiqlal diperkirakan rampung pada 2020. Renovasi masjid meliputi bagian dalam, lansekap, dan pembangunan tempat parkir baru.

    "Renovasi tidak bermaksud mengubah bangunan yang dibangun sejak zaman Bung Karno. Hanya mengkinclongkan, artinya mempercantik, memperindah, lebih nyaman," kata Wapres RI Jusuf Kalla ketika meninjau lokasi, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Wapres JK meninjau bangunan dalam masjid dan berakhir di selasar tengah. Di lokasi terakhir, Wapres JK mendapatkan penjelasan mengenai pembersihan seluruh lantai sehingga nantinya lebih berkilap. 
    Direnovasi, Masjid Istiqlal Lebih Kinclong dan Ramah Difabel
    (dok: Kementerian PUPR)
    Dari perhitungan alat glossy meter, setelah dilakukan pembersihan, maka tingkat kilap lantai Masjid Istiqlal menunjukan angka 132 dibanding sebelumnya yakni 32.

    Wapres juga memastikan renovasi masjid yang berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat, itu akan fokus pada penambahan fasilitas ramah difabel. "Nanti akan ditambah lift khusus dan fasilitas lainnya untuk disabilitas," ujar Wapres JK. 

    Progres Pembangunan

    Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara yang mulai dibangun pada 1961 pada masa Presiden Soekarno, dan selesai mulai difungsikan 1978 pada saat pemerintahan Presiden Soeharto.

    Renovasi yang bersifat menyeluruh dari Masjid Istiqlal baru kali ini dilakukan setelah 41 tahun sejak pertama kali digunakan pada 1978.

    Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H Sumadilaga mengatakan, progres fisik renovasi saat ini sudah sekitar 11 persen dan ditargetkan selesai pada Maret 2020, sehingga dapat dimanfaatkan pada Ramadan 2020. 

    "Pekerjaan dilakukan secara paralel baik di dalam dan di luar masjid. Pak Wapres memberikan perhatian untuk peningkatan kualitas sistem tata suara dan pencahayaan. Karena menurutnya sekitar 80 persen waktu jamaah di masjid adalah untuk mendengar dan melihat, sehingga mempengaruhi kenyamanan," ujar Danis. 
    Direnovasi, Masjid Istiqlal Lebih Kinclong dan Ramah Difabel
    (dok: Kementerian PUPR)
    Renovasi yang dilakukan di bagian dalam masjid, yaitu pembersihan lantai dan dinding. Untuk area mihrab akan diperbaiki fasilitas tata suara, tata cahaya, dan tata udara agar lebih nyaman. Kementerian PUPR juga melakukan penataan pada Taman Pendidikan Madrasah Istiqlal dan ruang perkantoran di basement masjid. 

    Sementara di area luar masjid, lansekap kawasan masjid juga ditata ulang dengan penambahan tanaman dan pot bunga sehingga menambah porsi ruang terbuka hijau (RTH) yang saat ini berkisar 29 persen menjadi lebih kurang 35 persen. 

    Sungai yang melintas di depan masjid juga dilakukan pengerukan sedimentasi dan dibuatkan terasering yang dapat menjadi ruang terbuka. Untuk menambah kapasitas pengunjung, dibangun tempat parkir berupa bangunan dua lantai berkapasitas 2.000 kendaraan roda empat. 

    Renovasi Masjid Istiqlal merupakan tindaklanjut perintah Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal pada 30 Mei 2018.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id