7 Bangunan di Tempat Ekstrem

    Anggi Tondi Martaon - 11 Desember 2019 08:13 WIB
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Rumah bernama Hirafu ini dibangun di lereng bukitFoto: Florian Busch Architects
    Jakarta: Lahan menjadi salah satu hal yang harus menjadi perhatian saat mendirikan suatu bangunan. Umumnya, tempat yang dipilih datar.

    Namun, hal itu tidak berlaku bagi tujuh bangunan ini. Berikut, tujuh bangunan yang didirikan di atas lahan yang tak lazim, dikutip CNN.

    1. Cliff House
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Greg Richardson / MacKay-Lyons Sweetapple Architects

    Cliff House dibangun di kawasan Pantai Atlantik di Nova Scotia, Kanada. Bangunan tersebut bertengger di atas tebing. Tujuannya agar penghuni dapat menikmati lansekap laut.

    Salah satu bagian penting dari Cliff House adalah baja galvanis. Bagian tersebut menopang bangunan yang berbentuk kotak sehingga terlihat bertengger di atas bukit batu.

    2. Hirafu
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Florian Busch Architects


    Hampir sama dengan Cliff House, Hirafu dibangun di lereng bukit. Bedanya, bangunan yang didirikan di Niseko, Hokkaido, Jepang, itu dibuat di lahan bersalju.

    Dalam pembangunannya, arsitektur menyusun dua bangunan berbentuk kubus berbentuk L. Tujuannya untuk menopang bangunan agar tidak tergelincir ke bawah lereng.

    Pintu masuk berada di bangunan bagian bawah. Bagian tersebut dihubungkan melalui tangga menuju ruang tamu dan dapur.

    3. House on the Cliff
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Diego Opazo / Fran Silvestre Arquitectos

    House on The Cliff dibangun di atas lahan yang sangat curam di Calpe, Alicante, Spanyol. Bangunan tersebut digantung di atas kontur bukit.

    Selain beton, pembangunan House of The Cliff juga mengandalkan kapur putih. Sebab, dianggap lebih fleksibel.

    Salah satu bagian ditutupi oleh kaca. Tujuannya untuk memberikan pemandangan laut. Bangunan tersebut juga dilengkapi oleh teras yang cukup luas dan kolam renang.

    4. Qiyunshan Tree House
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Chen Hao / Bengo Studio

    Bangunan yang berada di Xiuning, Tiongkok ini tidak sepenuhnya seperti rumah pohon pada umumnya. Disebut tree house karena bangunan tersebut menjulang setinggi 11 meter. Ketinggian tersebut hampir sama dengan pohon yang ada di Hutan Cedar.

    Bangunan tersebut terdiri dari beberapa kotak kayu yang disusun hingga ketinggian 11 meter. Pintu masuk ada dibagian bawah bangunan.

    Setiap bagian bangunan dihubungkan oleh tangga. Ruang tamu dan bilik di Qiyunshan Tree House berukuran kecil karena bangunan tersebut tidak difungsikan sebagai tempat tinggal, tapi sebagai tempat pengamatan.

    Selain itu, material bangunan lebih mengandalkan bahan alami yang ada di kawasan tersebut, salah satunya kayu cedar. Sebab, dianggap lebih praktis.

    5. Villa Escarpa
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Fernando Guerra / Mario Martins


    Tidak hanya dibangun di atas lereng perbukitan, lahan pembangunan Villa Escarpa juga terbatas.  Kondisi tersebut membuat Arsitek Mario Matrins mendesain Villa Escarpa seperti rumah melayang.

    Bagian yang melayang tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai teras atap yang menghadap ke Desa Praia da Luz, Portugal.

    6. Slice and Fold House
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Eric Staudenmaier / Urban Operations


    Desain Slice and Fold House menyerupai potongan origami. Setiap bagian memiliki ukuran berbeda.

    Bagian paling besar yaitu dek atap. Bagian tersebut memberikan pemandangan menakjubkan Pegunungan San Gabriel.

    Selain itu, hal unik dari bangunan yang ada di Los Angeles, California, itu adalah sebagian bagian rumah tertanam di dalam tanah. Hal itu dilakukan agar bangunan tersebut tetap kokoh meski dibangun si atas lereng yang curam.

    7. Casa Del Acantilado
    7 Bangunan di Tempat Ekstrem
    Foto: Jesus Granada / Gilbartolomé


    Casa Del Acantilado dibangun di atas lahan yang memiliki kemiringan hingga 42 derajat. Tak hanya itu, struktur bangunan tersebut juga mengikuti kemiringan lahan. Arsitektur Gilbartolomé pun menggali lereng tersebut untuk memberikan ruang lebih pada bangunan tersebut.

    Tampilan bangunan yang ada di Salobrena, Granada, Spanyol itu sangat unik. Menyerupai kulit naga atau ombak laut.



    (KIE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id