profile
 
    Novel Baswedan

    Novel Baswedan

    Pejabat

    Novel Baswedan adalah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berperan penting dalam mengungkap kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian SIM Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Ia membongkar kasus korupsi proyek pengadaan simulator SIM senilai Rp 196,8 miliar yang menyeret Inspektur Jenderal Pol. Djoko Susilo sebagai Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri saat itu sebagai terpidana yang dijerat pasal pencucian uang oleh Pengadilan Tipikor Jakarta pada Desember 2013 lalu.

     

    Dia juga yang menyidik skandal korupsi yang melibatkan mantan Bendahara Partai Demokrat, M. Nazaruddin, yang kemudian menyeret banyak tokoh penting di Republik.

     

    Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, itu juga adalah salah satu dari lima penyidik yang memilih bertahan di KPK, saat Polri memutuskan menarik 15 penyidiknya yang diperbantukan di KPK.

     

    Novel, perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998, pernah bertugas di Polres Bengkulu pada 1999-2005. Pada tahun 2004, terjadi kasus penembakan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu. Kala itu Novel menjabat Kasatserse Polres Bengkulu. Salah seorang di antara enam tersangka itu akhirnya tewas. Setahun kemudian, Novel ditarik ke Jakarta dan ditugaskan sebagai penyidik KPK dari unsur Polri.

     

    Novel merupakan cucu Abdurrahman Baswedan yang merupakan tokoh pejuang pejuang kemerdekaan RI. AR Baswedan merupakan nama populer Abdurrahman Baswedan yang dikenal sebagai seorang jurnalis, diplomat, sastrawan Indonesia.

     

    AR Baswedan pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Wakil Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Sjahrir, Anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), Anggota Parlemen dan Anggota Dewan Konstituante. AR Baswedan adalah salah satu diplomat pertama Indonesia dan berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia yaitu dari Mesir.

     

    Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari medcom.id

    Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id