profile
 
    Ignasius Jonan

    Ignasius Jonan

    Pejabat

    Tanggal lahir: 21 Juni 1963
    Tempat lahir: Singapura

    Ignasius Jonan terpilih mengisi kursi Menteri Perhubungan di Kabinet Kerja Presiden-Wakil Presiden Jokowi-Jusuf Kalla. Sebelum jadi menteri, pria kelahiran Singapura, 21 Juni 1963 ini tercatat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

    Jonan menjabat sebagai Dirut KAI sesuai dengan penugasan pemerintah melalui Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Menteri BUMN Sofyan Djalil, menggantikan Ronny Wahyudi yang menjabat sejak September 2005 yang kemudian Ronny diangkat kembali oleh pemerintah sebagai anggota Dewan Komisaris PT Industri Kereta Api (Inka). Jonan diangkat pada tanggal 25 Februari 2009, dan terpilih kembali pada tahun 2013 oleh Menteri BUMN saat itu Dahlan Iskan.

    Sebelum Jonan, kereta api dan stasiun identik dengan kekumuhan dan kesemrawutan. Kini, datanglah ke stasiun, Anda akan melihat perubahan. Kebersihan, kerja keras, dan disiplin bisa terlihat di tempat itu. Jutaan penumpang kereta api menjadi saksi.

    Di tangan mantan Managing Director Citibank/Citigroup (2006 s.d. 2009) ini, perubahan itu dimulai. Ketika diamanahi memimpin BUMN transportasi ini, dia sempat berujar kepada Sofyan Djalil, mantan Menteri BUMN, apakah dengan latar belakangnya di bidang akuntansi dia tepat mengabdi di dunia transportasi?

    Namun, begitu dilantik pada 25 Februari 2009, tiga bulan pertama dilalui mantan direktur Citibank/Citigroup (1999 s.d. 2001) ini dengan mempelajari PT KAI dan perkeretaapian. Dia memperkenalkan sistem meritokrasi.

    ”Tak ada lagi urut kacang atau persaingan antarkelompok untuk meraih posisi,” ujar Jonan. Bekerja profesional menjadi keseharian pegawai PT KAI.

    Kemudian, kompensasi pegawai dinaikkan secara bertahap. Dalam tiga tahun terakhir, ada beberapa jabatan yang penghasilannya dinaikkan berlipat. Bagaimana perusahaan yang merugi Rp83,4 miliar pada 2008 itu punya dana untuk menaikkan gaji? ”Saya sampaikan kepada pegawai, ayo kita cari dana bersama-sama,” ujarnya.

    Walau komponen gaji pegawai naik, PT KAI tetap mencetak laba bersih Rp153,8 miliar pada 2009. Dua tahun terakhir, laba bersih KAI pun lebih dari Rp 200 miliar.

    Menurut Jonan, jika gaji pekerja bagus, kinerjanya juga bagus. Dia menganalogikan dengan seekor sapi yang melintas di depan orang lapar. ”Mungkin hanya butuh 1 kilogram daging, tetapi karena tak mungkin memotong secuil daging, ya, dibunuh sapinya. Sebuah perusahaan juga bisa seperti sapi itu,” begitu kata alumni Fletcher School, Tufts University, AS kala itu.

    Jonan kecil tumbuh dalam keluarga yang mapan, kemudian berkarier gemilang pada perusahaan finansial multinasional. Maka, boleh dikatakan, hari-harinya di PT KAI dijalani sebagai sebuah pengabdian.

    Dia yakin kereta api merupakan bagian dari solusi masalah di Indonesia. Sebagai contoh, mengenai banyaknya korban dalam arus mudik, Jonan menawarkan solusi untuk Lebaran 2013.

    "Dari kereta api kita bisa becermin, sesungguhnya Indonesia mampu berubah. Disiplin, kerja keras, dan kejujuran bisa dibangkitkan kembali melalui contoh langsung," ucap mantan Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) periode 2001-2006 ini.

    Dahlan Iskan sendiri menunjuk Jonan sebagai salah satu pendekar BUMN karena dianggap bersih KKN, dan sosok Jonan dianggap mengetahui praktik kecurangan di korporasi. "Pak Jonan tahu lubang tikusnya," ucap Dahlan suatu ketika.

    Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan berita terkini dari Medcom.id

    Notifikasi dapat dimatikan kapanpun dari pengaturan browser

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id