KPU Didesak Atur Ketat Gawai Petugas untuk Sirekap

    Cindy - 14 November 2020 01:55 WIB
    KPU Didesak Atur Ketat Gawai Petugas untuk Sirekap
    Ilustrasi peretasan. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menilai perlu ada regulasi yang ketat terkait penggunaan telepon genggam untuk sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Ini guna meminimalisasi kerentanan maupun kecurangan pada sistem rekapitulasi digital.

    "Kadang-kadang kalau melekat fungsi di pribadi itu kurang mendapatkan perhatian," kata Deputi Bidang Proteksi BSSN, Akhmad Toha, dalam diskusi daring, Jumat, 13 November 2020.

    Toha menyarankan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyiapkan telepon genggam khusus operasional Sirekap. Selain itu, KPU dapat menetapkan anggota KPPS yang memiliki telepon genggam dengan spesifikasi mumpuni.

    Toha membeberkan sejumlah kerentanan yang timbul dari penggunaan telepon genggam pribadi untuk Sirekap. Misalnya, penyusupan virus yang dapat menganggu hasil rekapitulasi suara hingga hilangnya telepon genggam tersebut.

    "Lain halnya kalau memang itu dinas, kalau dinas berarti full pengaturannya oleh dinas," ucap dia.

    Baca: BSSN: Ancaman Siber Pilkada 2020 4 Kali Lipat Dibanding Pemilu 2019

    Komisioner KPU Evi Novida Ginting, menyebut pihaknya telah membuat sejumlah ketentuan terkait penggunaan telepon genggam untuk Sirekap. Antara lain, hanya penggunaan telepon pintar android, spesifikasi kamera minimal 8 megapiksel, hingga minimal dua anggota KPPS memiliki spesifikasi telepon genggam tersebut.

    "Dalam rangka antisipasi handphone petugas terjadi kendala," ucap dia.

    Evi memastikan kesiapan dan kelengkapan penggunaan telepon genggam maupun aplikasi Sirekap selesai H-1 sebelum pemungutan suara. KPPS di seluruh daerah juga dipastikan telah tersosialisasi terkait penggunaan Sirekap.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id