Politik Gimik Dinilai Tak Laku pada Pilkada 2020

    Theofilus Ifan Sucipto - 24 Oktober 2020 07:35 WIB
    Politik Gimik Dinilai Tak Laku pada Pilkada 2020
    Ilustrasi pemilihan umum. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, memprediksi politik gimik tak bakal laku dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Masyarakat kian cerdas dan menginginkan aksi nyata dari pemimpin.

    “Gaya politik pencitraan tak bakal laku karena pemilih kini lebih rasional,” kata Jerry kepada Medcom.id, Sabtu, 24 Oktober 2020.

    Jerry menilai masyarakat jenuh dengan isu politik identitas dan politik dinasti. Apalagi politik uang yang masih terjadi dan mencoreng citra calon kepala daerah (cakada).

    “Pemilih ke depan akan melihat tindakan dan kontribusi dari para calon. Bukan hanya pencitraan semata,” ujar dia.

    Jerry memperkirakan ada cakada yang memanfaatkan isu penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) untuk mencuri simpati masyarakat. Dia mengimbau calon pemilih betul-betul cermat menilai calon pemimpinnya.

    “Oknum-oknum ini hanya mau suara rakyat tapi ketika sudah terpilih, lupa diri. Pemasungan hak rakyat terjadi,” ucap Jerry.

    Jerry mengusulkan cakada menjadi diri sendiri dan tidak berlebihan saat berkampanye. Menurut dia, masyarakat lebih senang dipimpin sosok yang rendah hati dan tidak berubah sikap setelah terpilih.

    “Publik tak bisa dibodohi dengan trik murahan lagi. Hal itu sudah usang,” tutur dia.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id