Penyelenggara Pilkada Diminta Pelototi Kampanye Paslon di Televisi

    Kautsar Widya Prabowo - 24 November 2020 16:30 WIB
    Penyelenggara Pilkada Diminta Pelototi Kampanye Paslon di Televisi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 diminta memelototi durasi iklan kampanye pasangan calon kepala daerah di media penyiaran. Pasalnya, calon kepala daerah kerap melanggar slot iklan dari yang telah ditentukan.

    "Maksimal (iklan di televisi) 10 slot per hari," ujar Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Hardly Setefano dalam diskusi virtual, Selasa, 24 November 2020.

    Durasi iklan itu diatur dalam Pasal 34 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Kampanye. Secara kumulatif iklan di televisi hanya 10 spot per hari dengan durasi 30 detik di setiap stasiun televisi.

    Menurut Hardly, ketentuan itu rawan dilanggar. Apalagi, anggaran KPU di daerah terbatas untuk beriklan di media penyiaran. Iklan kampanye dapat dilakukan KPU maupun calon kepala daerah secara mandiri.

    KPU harus memastikan bila ada kekosongan slot iklan, jangan sampai digunakan calon kepala daerah."(Misalnya) masing-masing lembaga mendapat lima slot. Bisa saja di antara lima sisa slot iklan itu dua atau tiga slot iklan yang dibayar langsung oleh peserta. Ini kan bisa jadi potensi atau modus pelanggaran," tuturnya.

    Baca: Potensi Kerawanan Pelanggaran dalam Tahapan Iklan Kampanye

    Dia berharap KPI daerah bersama KPU dan Bawaslu provinsi, dan kota atau kabupaten dapat berkoordinasi untuk memantau iklan kampanye. KPI daerah juga harus mendata nama media dipilih KPU untuk menjadi wadah penyebaran informasi atau iklan.  

    "Ketika di luar media yang diajak kerja sama oleh KPU ada iklan itu bisa dipastikan iklan liar," terangnya.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id