Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Tak Layak Didukung

    Antara - 09 September 2020 05:19 WIB
    Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Tak Layak Didukung
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Pengamat politik Pusat Kajian Politik (Puskapol) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Aditya Perdana menekankan bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah punya tanggung jawab menerapkan protokol kesehatan. Masalah ini pun mempertaruhkan reputasi mereka.

    "Kalau misalkan itu tidak bisa dibuktikan atau bahkan cenderung untuk melanggar dengan melakukan kerumunan-kerumunan, apakah layak untuk kita mendukung dia?"  kata Aditya dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa, 8 September 2020. 

    Menurut dia, bakal pasangan calon kepala daerah harus memiliki reputasi yang baik sebagai pemimpin. Mengontrol para pendukung untuk menerapkan protokol kesehatan menjadi tantangan yang harus mereka buktikan sebelum memenangi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

    Aditya juga berpandangan penyelenggara pemilu harus membuat rencana atau mitigasi yang konkret guna mengantisipasi kerumunan pendukung pada tahapan pilkada serentak. Hal ini penting guna menghindari klaster baru penyebaran covid-19.

    Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Tak Layak Didukung

    Baca: Mahfud Pastikan Sengketa Pilkada Cepat Selesai

    Dia menilai aparat kemanan harus sudah mulai bersikap tegas dalam menegakkan protokol kesehatan. Masalah ini harus mendapatkan perhatian serius.

    "Jadi, kalau ada kerumunan yang tidak sesuai dengan aturan, itu bisa diambil tindakan karena situasi yang sekarang menurut saya sudah sangat urgen dan sangat penting untuk kemudian diatasi," ujar Aditya.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id