Khofifah Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan saat Kampanye

    Antara - 13 Oktober 2020 22:14 WIB
    Khofifah Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan saat Kampanye
    Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/Amal
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berpesan ke penyelenggara pemilu tetap menjaga protokol kesehatan pada setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Khofifah tidak ingin ada klaster baru pada pilkada 2020.

    "Mari jaga kualitas demokrasi dengan tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Baca: Realisasi Anggaran NPHD KPUD dan Bawaslu Daerah Mendekati 100%

    Mantan Menteri Sosial itu juga mengajak semua pihak menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang paling kondusif dalam proses penentuan kepemimpinan secara demokratis, aman, adil serta bermartabat.

    "Saya mengajak pimpinan DPRD, pimpinan partai politik, KPU, Bawaslu dan unsur penopang penyelenggaraan pemilu lainnya untuk menjaga integritas dan fairness," jelas Khofifah.

    Khofifah berharap semua pihak turut serta menyukseskan proses Pilkada di Jatim, terlebih diakuinya indeks demokrasi di wilayah setempat mengalami perbaikan menggembirakan tahun demi tahun. Di Jatim, pilkada serentak lanjutan yang digelar 9 Desember 2020 akan digelar diikuti 19 kabupaten/kota.

    Rinciannya yakni, Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, Gresik, Jember, Lamongan, Malang, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, dan Tuban. Di sisi lain, saat ini tahapan Pilkada memasuki kampanye yang digelar mulai 26 September 2020 dan berakhir pada 5 Desember mendatang.

    KPU melarang partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan pihak lain untuk melaksanakan kampanye yang biasa dilakukan pada kondisi normal, mulai dari rapat umum, pentas seni, panen raya, konser musik, gerak jalan santai, sepeda santai, perlombaan, bazar, donor darah hingga peringatan hari ulang tahun partai politik.

    Setelah masa kampanye berakhir, tahapan pilkada memasuki masa tenang selama tiga hari dan diwajibkan bagi pasangan calon, tim sukses maupun partai politik tidak melakukan kegiatan sosialisasi untuk pemenangan.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id