ASN di Malang Diingatkan Jaga Netralitas Pilkada 2020

    Daviq Umar Al Faruq - 15 Oktober 2020 12:20 WIB
    ASN di Malang Diingatkan Jaga Netralitas Pilkada 2020
    ASN. Foto: MI/Ramdani
    Malang: Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan di lapangan untuk menyukseskan perhelatan pesta demokrasi tersebut.

    "Saya akan berupaya bersama OPD di lingkungan Pemkab Malang agar Pilkada nanti di Kabupaten Malang ini berjalan dengan baik. Serta, menghimbau masyarakat gunakan hak pilih sesuai hati nurani. Jadi, tidak akan mengarahkan dan membimbing kemana, gunakan hak pilih sesuai hati nurani," kata Sjaichul di Malang, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Baca: KPU Harus Memetakan Risiko Pelaksanaan Pilkada di Tengah Pandemi

    Sjaichul mengaku tidak punya hak mengarahkan masyarakat untuk memilih pasangan calon (paslon) pada Pilkada Kabupaten Malang 2020. Dia menegaskan jajaran Pemkab Malang harus netral dan jangan sampai melangkah ke arah yang tidak netral.

    "Jangan sesekali atau coba-coba bermain-main untuk tidak netral. Baik saat upload foto, berbicara dan perkataan yang kemudian membawa dampak tidak baik. Masyarakat harapannya saling mendukung dan mengawasi agar Pilkada ini berjalan aman dan lancar," jelasnya.

    ASN juga diminta profesional melayani masyarakat mewujudkan pembangunan bangsa dan negara. Jika sampai terjadi pelanggaran, maka ASN bersangkutan akan menjalani dan mengikuti proses penindakan sesuai teknis dan yang berlaku.

    "Tentu ASN yang melanggar akan ditindak sesuai yang disampaikan Bawaslu dan akan berlanjut serta diproses oleh badan kepegawaian yang ada di Pemerintah Kabupaten Malang. Mari kita sama-sama sukseskan pelaksanaan Pilkada. Pilkada ini merupakan pesta rakyat, supaya hati nuraninya terjaga maka mari bersikap netral," ungkapnya.

    Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Malang 2020 diikuti tiga pasangan calon (paslon). Yakni pasangan calon dengan nomor urut 1, M Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) yang merupakan pasangan calon dari koalisi PDI Perjuangan, NasDem, Demokrat, Golkar, Gerindra, dan PPP.

    Kemudian, pasangan calon dengan nomor urut 2, Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) yang merupakan pasangan calon dari koalisi PKB dan Hanura.

    Terakhir pasangan dari jalur perseorangan yakni Heri Cahyono, dan Gunadi Handoko (Malang Jejeg). Pasangan tersebut telah ditetapkan sebagai paslon namun belum mendapatkan nomor urut.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id