Debat Terbuka Tidak Boleh Dihadiri Pendukung

    Anggi Tondi Martaon - 22 Juni 2020 19:05 WIB
    Debat Terbuka Tidak Boleh Dihadiri Pendukung
    Ketua KPU Arief Budiman. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Keleluasaan debat terbuka pasangan calon (paslon) Pilkada 2020 sangat terbatas. Pendukung tidak diperkenankan hadir secara fisik di lokasi debat terbuka.

    "Tidak menghadirkan undangan, penonton, dan atau pendukung," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Arief Budiman di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 22 Juni 2020.

    Peserta yang hadir dalam debat terbuka yaitu calon atau pasangan calon (paslon), komisioner KPUD provinsi, dan kabupaten/kota. Hal ini tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

    Anggota tim kampanye diperbolehkan hadir debat terbuka. Namun, jumlahnya dibatasi.

    "Seluruh peserta yang hadir diwajibkan menerapkan protokol kesehatan sesuai standar yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," tutur dia.

    Selain itu, debat terbuka dilaksanakan di dalam studio lembaga penyiaran publik atau lembaga penyiaran swasta. Siaran debat terbuka dapat dilakukan secara tunda.

    "Apabila siaran langsung tidak dapat dilakukan," ujar dia.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id