Ratu-Sokhidin Janji Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Lewat Inovasi dan Teknologi

    Cindy - 28 November 2020 15:38 WIB
    Ratu-Sokhidin Janji Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Lewat Inovasi dan Teknologi
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Calon Wali Kota Cilegon nomor urut 2, Ratu Ati Marliati dan wakilnya Sokhidin bertekad meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi yang relevan dengan kondisi dan karakter masyarakat kota Cilegon. Terpenting sesuai dengan visi Cilegon sukses, mandiri, dan berdaya saing.

    "Kami telah merancang strategi pelayanan publik yang prima, berkualitas melalui pemantapan sarana dan prasarana kota yang berkualitas sebagai identitas diri Kota Cilegon dan penggerak ekonomi masyarakat," kata Ratu dalam Debat Kedua Pilwalkot Cilegon 2020 yang disiarkan di Metro TV, Sabtu, 28 November 2020.

    Dia juga berjanji akan memantapkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berwibawa, serta pemerataan pelayanan publik yang berkualitas. Sedangkan dalam tataran implementasi, Ratu akan melakukan optimalisasi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di kota Cilegon.

    "Dengan melalui program 'Sukses Keluarga Cilegon, Sehat Ekonomi Kreatif Digital, Birokrasi Handal'. Dan pemenuhan kebutuhan infrastruktur melalui program 'Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pengembangan Wilayah Perbatasan'," ucap Ratu.

    Ratu akan menekankan prinsip dasar dari pelayanan publik, yaitu cepat, mudah, dan memuaskan. Menurut dia, seluruh jajarannya akan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam rangka inovasi pelayanan publik.

    Khususnya, kata dia, di bidang kesehatan, bidang pendidikan, pelayanan birokrasi, dan infrastruktur agar masyarakat Cilegon dapat terlayani maksimal. Pihaknya akan terus mengembangkan inovasi layanan dengan memudahkan pelayanan langsung kepada masyarakat.

    "Terakhir, kualitas pelayanan publik tidak akan maksimal tanpa keterlibatan dan partisipasi dari berbagai elemen masyarakat kota Cilegon. Sehingga, perlu memaksimalkan peran dunia industri dan masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah," ujar dia.

    Baca: Debat Pilkada Cilegon Usung Tema Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat

    Menurut Ratu, kerjasama antara pemerintah, dunia industri, dan masyarakat merupakan strategi ampuh dalam memantapkan pelayanan publik yang profesional, efisien cepat dan memenuhi prinsip-prinsip pelayanan publik. Guna mendorong peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat.

    "Oleh karena itu, kita akan memantapkan pelayanan publik yang prima dan berkualitas agar tercipta kondisi masyarakat yang sejahtera," kata Ratu.

    Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon diikuti empat pasangan calon. Yakni pasangan calon dengan nomor urut 1, Ali Mujahidin-Firman Mutakin dari jalur perseorangan. Nomor urut 2, Ratu Ati Marliati-Sokhidin diusung Golkar, Gerindra, NasDem, dan PKB.

    Sementara nomor urut 3, Iye Iman Rohiman-Awab diusung PAN, PPP, dan Demokrat. Dan nomor urut 4, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta diusung Berkarya dan PKS.

    Debat publik ini merupakan sesi kedua dari rangkaian debat yang diselenggarakan KPUD Cilegon. Debat putaran kedua ini hasil kerja sama KPUD Cilegon dengan Metro TV. Debat kedua mengangkat tema terkait pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id