Sidang Sengketa Pilkada Diminta Secara Daring dan Terpusat di Daerah

    Kautsar Widya Prabowo - 07 Januari 2021 17:49 WIB
    Sidang Sengketa Pilkada Diminta Secara Daring dan Terpusat di Daerah
    Ilustrasi Medcom.id.
    Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) didorong menggelar persidangan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 secara daring. Tempat persidangan dapat dipusatkan di sejumlah daerah dengan ketersediaan internet yang memadai.

    "(Persidangan terpusat) memastikan persidangan online dapat berjalan dengan lancar dan juga untuk memastikan ketersediaan internet," ujar Koordinator Harian Lembaga Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif Ihsan Maulana dalam konferensi pers secara virtual, Kamis, 7 Januari 2021.

    Menurutnya, terdapat beberapa proses persidangan yang harus dihadiri secara fisik. Salah satunya saat tahapan pembuktiaan dalil pemohon.

    Baca: Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2020 Rampung

    MK harus memastikan protokol kesehatan dijalankan secara ketat pada tahapan tersebut. Seperti wajib menggunakan masker, pelindung wajah, sarung tangan medis, hingga diperlukan hasil swab tes antigen.

    "MK juga harus melakukan pembatasan jumlah orang dalam ruang sidang, jadi ada perwakilan yang bisa offline atau online," kata dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id