Pembentukan Peradilan Khusus Pilkada Diberi Tenggat Hingga 2027

    Anggi Tondi Martaon - 05 September 2020 15:31 WIB
    Pembentukan Peradilan Khusus Pilkada Diberi Tenggat Hingga 2027
    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Istimewa
    Jakarta: Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 mengamanatkan pembentukan Peradilan Khusus Pilkada. Pembentukan peradilan khusus tersebut harus dilakukan sebelum Pilkada Serentak Nasional 2027.

    Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebutkan, wacana pembentukan lembaga peradilan khusus Pilkada mengemuka saat Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pilkada terbit. Dalam aturan tersebut, sengketa Pilkada tak lagi ditangani Mahkamah Konstitusi (MK).

    "Tetapi ketika ditanya sistem peradilan mana ini akan diletakkan, tidak bisa dijawab. Sehingga tidak bisa diwujudkan peradilan Pilkada itu," kata Mahfud pada webminar MMD Institut di Jakarta, Sabtu, 5 September 2020.

    Baca: Peradilan Khusus Pemilu Dinilai Memberikan Kepastian Hukum

    Setelah melalui perundingan, pemerintah dan DPR saat itu menyepakati sengketa Pilkada tetap ditangani oleh MK. Ketentuan ini termaktub pada pasal Pasal 157 ayat 3 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

    "Disepakati sekarang Pilkada ini tetap diadili dulu oleh MK sampai selambat-lambatnya (dibentuk) tahun 2027," ungkap dia.

    Dia menyebutkan, pemerintah masih memiliki waktu banyak menyusun pembentukan lembaga peradilan khusus Pilkada tersebut. Salah satu hal yang dipertimbangkan yaitu urgensi pembentukan.

    "Ini harus diletakkan dalam rangka sistem peradilan nasional kita," ujar dia.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id