Cegah Klaster Covid-19, KPUD Kota Makassar Pastikan Kesiapan APD

    Theofilus Ifan Sucipto - 26 Oktober 2020 15:11 WIB
    Cegah Klaster Covid-19, KPUD Kota Makassar Pastikan Kesiapan APD
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 menerapkan protokol kesehatan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi klaster baru covid-19.

    "Perlengkapan hazmat, face shield, hand sanitizer, dan alat cuci tangan jadi kewajiban di tiap TPS (tempat pemungutan suara) di Makassar," kata Komisioner KPUD Kota Makassar Bidang Program dan Data, Romy Harminto, di Kompleks Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Senin, 26 Oktober 2020.

    Romy mengakui pihaknya memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) dalam melaksanakan Pilkada Serentak 2020 di Makassar. Sebab, ada empat pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota yang bakal bertarung dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) mencapai 901.087 orang.

    Banyaknya peserta pilkada dan pendukung, kata Romy, berpotensi menimbulkan gesekan bahkan kerumunan yang menularkan covid-19. Dia tidak ingin pesta demokrasi menimbulkan masalah baru.

    "Jangan sampai bahkan ada korban jiwa," ujar dia.

    Romy mengatakan TPS di Kota Makassar juga akan disesuaikan. Ukuran TPS akan diperluas menjadi 8x10 meter dari normalnya seluas 2x4 meter.

    Baca: ASN Diminta Tak Sesatkan Pemilih Pilkada 2020

    Tidak hanya itu, KPUD Kota Makassar menyiapkan TPS khusus. Bilik suara itu dikhususkan bagi pemilih dengan suhu di atas 37 derajat Celsius saat datang ke TPS.

    Sebanyak empat pasangan calon telah mendaftar di KPUD Kota Makassar. Paslon tersebut yaitu Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati yang didukung empat partai pengusung dan pendukung, yakin NasDem, Gerindra, PBB, dan Gelora.
     
    Kemudian, bakal pasangan calon Irman Yasin Limpo-Zunnun Armin diusung dan didukung oleh PAN, PKS, dan Golkar. Keduanya mendapat 15 kursi atau terbanyak dari tiga bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar yang lain.
     
    Ketiga ialah bakal pasangan calon Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Pasangan dengan jargon Dilan 2020 ini didukung tiga partai, yakni PDIP, PKB, dan Hanura dengan sepuluh kursi atau sesuai dengan batas dalam aturan yang ditetapkan dalam Peraturan KPU (PKPU).
     
    Terakhir, pasangan bakal calon Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando. Pasangan ini diusung tiga partai, yakni Demokrat, Perindo, dan PPP dengan 13 kursi.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id