Perangkat Desa dan Anggota BPD Jadi Tim Kampanye di Pilkada Purworejo

    Bagus Aryo Wicaksono - 14 Oktober 2020 08:52 WIB
    Perangkat Desa dan Anggota BPD Jadi Tim Kampanye di Pilkada Purworejo
    Ilustrasi. Medcom.id
    Purworejo: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menemukan adanya perangkat desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi tim kampanye paslon di Pilkada Purworejo. Dugaan pelanggaran itu ditemykan di susunan tim kampanye paslon nomor urut satu dan nomor urut tiga.

    Ketua Bawaslu Purworejo, Nur Kholiq, mengatakan pelanggaran diketahui ketika Bawaslu mencermati daftar susunan tim kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati. Yakni Formulir Model BC1-KWK.

    "Dalam susunan tim kampanye paslon nomor urut satu tercantum nama seorang perangkat desa di Desa Sutoragan, Kecamatan Kemiri. Sementara dalam susunan tim kampanye paslon nomor urut tiga tercantum nama anggota BPD Desa Dukuhrejo, Kecamatan Bayan," kata Nur Kholiq, Rabu, 14 Oktober 2020. 

    Baca: KPU Perlu Susun Aturan Khusus Mitigasi Risiko

    Dia menuturkan kedua paslon melanggar ketentuan Pasal 68 ayat (2) huruf (c) Peraturan KPU Nomor 11 tahun 2020 yang mengatur tentang kampanye. Ketentuan tersebut menjelaskan dalam kegiatan kampanye, partai politik dan gabungan partai politik, pasangan calon atau tim kampanye dilarang melibatkan kepala desa dan perangkat desa atau kelurahan.

    "Atas temuan ini kita sudah minta KPU Purworejo memberikan peringatan tertulis kepada paslon nomor urut satu dan tiga serta meminta mengubah susunan tim kampanye dengan tidak melibatkan pihak-pihak yang dilarang," terangnya.

    Baca: Realisasi Anggaran NPHD KPUD dan Bawaslu Daerah Mendekati 100%

    Dia melanjutkan, temuan dugaan pelanggaran tersebut diterukan ke Pemkab Purworejo sebagai pelanggaran per undang-undangan. Yakni terkait dengan undang-undang desa, Perda BPD, dan Perda Perangkat.

    "Tindaklanjut penanganannya menjadi kewenangan pemda. Batasan kewenangan Bawaslu hanya sampai pada penerusan ke Pemkab Purworejo sebagai instansi terkait,” jelasnya.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id