Infrastruktur Disebut Menjadi Penghambat Kampanye Daring

    Kautsar Widya Prabowo - 11 Oktober 2020 11:41 WIB
    Infrastruktur Disebut Menjadi Penghambat Kampanye Daring
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) menyebut masih banyak calon kepala daerah (cakada) yang belum dapat memanfaatkan penggunaan media daring dalam berkampanye. Cakada tetap menggelar kampanye tatap muka di tengah pandemi covid-19.

    "Banyak yang belum dapat memanfaatkan media daring, terutama keterbatasan infrastruktur yang ada," ujar Direktur Netgrid, Ferry Kurnia Rizkyansyah, kepada Medcom.id, Minggu, 11 Oktober 2020.

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat membantu mengurangi kampanye tatap muka melalui kemajuan teknologi. Salah satunya dalam keterbukaan data dari cakada.  

    "Menginformasikan riwayat hidup calon berikut visi misi cakada melalui format open data," ucap dia.

    Baca: Pengawas Pilkada 2020 Punya Dua Pekerjaan Utama

    Mantan Komisioner KPU itu menekankan protokol kesehatan harus menjadi prioritas bagi cakada dalam melakukan kampanye tatap muka. Hal ini untuk mencegah potensi penyebaran covid-19.

    "Tidak melanggar aturan main KPU, tidak mengumpulkan massa dalam jumlah lebih," ucapnya.

    Sementara itu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyebutkan 95 persen dari 270 daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 masih menggelar kampanye tatap muka. Hal ini terjadi selama 10 hari pertama tahapan kampanye pilkada.
     
    Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan kampanye tatap muka ditemukan di 256 kabupaten kota. Hanya 5 persen daerah yang tidak memiliki laporan soal kampanye tatap muka.
     
    "Hanya 14 kabupaten/kota yang tidak terdapat kampanye tatap muka," kata Fritz.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id