7.790 Surat Suara Pilkada Makassar Rusak

    Muhammad Syawaluddin - 27 November 2020 14:35 WIB
    7.790 Surat Suara Pilkada Makassar Rusak
    ilustrasi Medcom.id
    Makassar: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menemukan sebanyak 7.790 lembar surat suara yang masuk dalam kategori rusak. Ribuan lembar surat suara yang tidak layak itu akan musnahkan usai dilaporkan dan diganti oleh pihak penyedia. 

    "Yang rusak itu totalnya ada sebanyak 7.790 lembar," kata, Sekretaris KPU Kota Makassar, Asrar Marlang, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 27 November 2020.

    Asrar mengatakan bahwa surat suara yang tidak memenuhi syarat itu akan dilaporkan ke pihak penyedia untuk segera diganti. Pihaknya terus berkordinasi agar surat suara pengganti nantinya bisa tiba sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. 

    Ia mengatakan, surat suara paling lambat tiba di gudang KPU Kota Makassar paling lambat H-4. Begitupun dengan alat kelengkapan Pilkada lain seperti yang hingga saat ini belum seluruhnya tiba di gedung logistik, seperti C1 plano. 

    "Surat suara yang rusak akan kita musnahkan, tapi waktunya belum tahu. Untuk logistik lain proses pengadaan sudah selesai. Tinggal kita menunggu semua tiba paling lama H-4 pencoblosan," jelasnya. 

    Baca: Kasus Penyebaran Covid-19 di Ponpes Kembali Terjadi di Sleman

    Terpisah,  Ketua KPU Kota Makassar, Faridl Wajdi, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan proses pengadaan logistik. Ribuan surat suara yang tidak sempurna juga telah dilaporkan ke pihak penyedia untuk segera diganti. 

    Ia mengatakan, masih berkordinasi dengan pihak penyedia terkait pergantian surat suara. Begitupun dengan penyedia C1 plano yang hingga saat ini masih belum ada. Namun, rencananya akan dikirim melalui pengiriman udara. 

    "Kalau nanti (pengiriman) agak lama. Kami yang akan pergi untuk ambil. Setidaknya, C1 plano harus datang lebih dulu agar bisa segera didistribusikan," jelasnya. 

    Selain itu, Alat Pelindung Diri (APD) juga sudah mulai tiba di gudang KPU Kota Makassar yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso seperti masker, hand sanitizer, dan tissu steril. Hanya saja, baju hazmat hingga saat ini belum tiba. 

    "Tidak ada Kendal, semua sesuai dengan waktunya. Paling lambat tiba itu pada 29 November," ujarnya. 


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id