Kapolri Ancam Pecat Personel yang Terlibat Politik Praktis

    Siti Yona Hukmana - 26 September 2020 21:02 WIB
    Kapolri Ancam Pecat Personel yang Terlibat Politik Praktis
    Warga berjalan di depan mural Pemilu 2020 di kawasan Jati Raya, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Antara/Umarul Faruq
    Jakarta: Kapolri Jenderal Idham Azis mengultimatum seluruh anggotanya untuk tidak terlibat politik praktis. Dia menegaskan Polri hanya mengamankan jalannya tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. 

    "Kalau ada yang melanggar perintah saya, maka saya akan copot dan proses melalui propam (profesi dan pengamanan) baik disiplin ataupun kode etik," tegas Idham melalui keterangannnya, Sabtu, 26 September 2020. 

    Kampanye pilkada serentak di 270 daerah dimulai Sabtu ini hingga Sabtu, 5 Desember 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang kegiatan konser musik dalam tahapan kampanye pemilihan kepala daerah tersebut. 

    Tindakan tegas terhadap anggota juga dilakukan Idham dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan virus korona (covid-19). Dia baru saja mencopot Kapolsek Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Komisaris Polisi (Kompol) Joeharno.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono menyebut Joeharno dicopot terkait pesta dangdut di Lapangan Tegal Selatan, Rabu malam, 23 September 2020. Acara itu digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo. 

    Jenderal bintang dua itu menyebut Joeharno dinonaktifkan dari jabatanya untuk menjalani proses pemeriksaan internal. Joeharno diduga membiarkan pesta dangdutan yang menimbulkan kerumunan massa tersebut. 
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id