• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 15 AGUSTUS 2018 terkumpul RP 12.036.079.020

Dua Laporan Untuk Bima Arya ke Panwaslu Dicabut

Rizky Dewantara - 13 Februari 2018 22:15 wib
 Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus Elias. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Gugatan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh calon petahana Bima Arya tidak bisa dipertanggungjawabkan pelapor. Dua dugaan pelanggaran yang dilakukan Bima Arya saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor dicabut.

Dugaan pertama terkati pelanggaran dalam pelantikan pejabat struktural dan fungsional yang dilakukan oleh Bima Arya.

"Tadi sudah dicabut. Alasannya, saksinya tidak berani bertanggung jawab. Intinya tidak ada saksi yang bertanggung jawab. Makanya pihak Jufri sebagai pelapor mencabut gugatan itu di Panwas Kota Bogor. Dan sudah selesai itu," ungkap Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Yustinus Elias kepada Medcom.id, Selasa, 13 Februari 2018.

Yustinus juga menjelaskan, video yang dibawa pelapor Jufri Victor tidak bisa dijadikan barang bukti kuat. Sebab, tidak ada saksi menguatkan yang berani mempertanggungjawabkan video tersebut.

"Jadi kami anggap saksinya tidak ada, pelapor pun mencabut," jelasnya.

Tidak hanya gugatan mengenai pelantikan pejabat, lanjut dia, pelapor yang sama juga mencabut gugatan terkait tuduhan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kampanye. Video berbeda yang dijadikan bukti pelapor juga dicabut karena alasan sama.

"Ada videonya juga, tapi saksinya yang mau bertanggung jawab tidak ada. Dan sudah dicabut juga laporannya," terang dia.

Sejauh ini, Panwaslu Kota Bogor belum menerima laporan aduan lain dari masyarakat selain dari Jufri.

Sementara itu, Tim Advokasi Baraya Bima Arya-Dedie Rachim (BBM), Desta Amadeus, mengungkapkan, setelah dipelajari dan dianalisa, delik aduan terhadap Bima Arya Sugiarto memang tidak memenuhi unsur pelanggaran.

"Rotasi jabatan yang dilakukan Wali Kota Bogor sudah sesuai prosedural hukum. Persetujuan Mendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah juga sudah ada. Artinya semua sudah sesuai regulasi.

Sambung Desta, terkait laporan terhadap dua camat dalam dugaan keterlibatan kampanye juga tidak memenuhi unsur delik pelanggaran karena saat acara berlangsung, Bima Arya masih menjabat Wali Kota Bogor.

"Yang notabene saat itu Bima Arya memeliki otoritas penuh terhadap bawahannya, termasuk di dalamnya camat," jelasnya.


(SUR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.