KPK: Calon Kepala Daerah Masih Mikir Penghasilan, Salah Alamat!

    Fachri Audhia Hafiez - 23 Oktober 2020 06:46 WIB
    KPK: Calon Kepala Daerah Masih Mikir Penghasilan, Salah Alamat!
    Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (tengah). Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
    Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyentil calon kepala daerah (cakada) yang masih memikirkan penghasilan saat menjabat. Calon seperti itu tak layak jadi pemimpin daerah.

    "Kalau masih berpikir nanti kalau menjabat untuk mencari pendapatan atau penghasilan yang lebih besar ya rasa-rasanya salah alamat," kata Alex dalam Webinar Nasional Pilkada Berintegritas 2020 yang ditayangkan melalui akun YouTube 'Kanal KPK', Kamis, 22 Oktober 2020.

    Alex mengaku pernah menemukan kepala daerah terpilih yang terkejut dengan gaji yang diperoleh. Kepala daerah itu tak terima dengan upah yang diperoleh.

    "Kepala daerah itu yang telah terpilih marah-marah. Dia sambil tunjukkin struk gaji itu 'kalau seperti ini besar gajinya kemarin saya enggak ikut saja'," ungkap Alex.

    Alex meminta para cakada meneguhkan niat menjadi kepala daerah bukan untuk mencari kekayaan, tetapi mengabdi kepada masyarakat. "Kebutuhannya aktualisasi diri menjadi kepala daerah itu betul-betul keinginan untuk memberikan diri Bapak Ibu sekalian untuk melayani masyarakat," ujar Alex.

    Dengan cara berpikir seperti itu, maka bakal terhindar dari jerat tindak pidana korupsi. Sekaligus dikenang masyarakat yang sudah memilih kepala daerah itu.

    "Makanya kami berharap uang itu bukan menjadi motivasi utama," tegas Alex.

    Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 digelar di 270 daerah yang meliputi sembilan pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan wali kota. Penyelenggaraan pilkada tengah memasuki tahapan kampanye.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id