Satgas Antipolitik Uang Akan Memelototi Sumber Dana Petahana

    Kautsar Widya Prabowo - 27 Februari 2020 18:25 WIB
    Satgas Antipolitik Uang Akan Memelototi Sumber Dana Petahana
    Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Polri akan membentuk satuan tugas (Satgas) antipolitik uang untuk mengawal Pilkada Serentak 2020. Satgas akan menelusuri sumber dana setiap calon pemimpin daerah.  

    "(Satgas) melakukan tracking apakah calon ini akan mencari sumber dana dari mana. Mulai dari sekarang (bekerja)," ujar Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Listyo Sigit, di Gedung Bareskrim, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020. 

    Listyo meminta satgas memeloloti pergerakan calon petahana, terutama terkait sumber dana kampanye. Petahana dinilai rawan menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi. 

    "Jangan sampai karena terpilih lagi, (melakukan) penyalahgunaan," tegasnya.

    Satgas Antipolitik Uang Akan Memelototi Sumber Dana Petahana
    Ilustrasi. Medcom.id

    Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan meneken surat keputusan bersama (SKB) lintas kementerian dan lembaga unutk Pilkada Serentak 2020. SKB mengatur pengawasan ekstra bagi calon petahana. 

    "SKB (melibatkan) Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), Kemenpan RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), BKN (Badan Kepegawaian Negara), dan KSN (Kantor Sekretariat Negara)," kata Ketua Bawaslu Abhan kepada wartawan, Selasa, 25 Februari 2020. 

    SKB mengatur norma dan potensi pelanggaran calon petahana agar kelak tak ada lagi silang pendapat antarlembaga. Pelanggaran calon petahana bisa berupa sanksi administrasi hingga diskualifikasi.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id