Video Risma 'Titipkan' Eri Cahyadi Beredar Luas

    Syaikhul Hadi - 21 Oktober 2020 17:59 WIB
    Video Risma 'Titipkan' Eri Cahyadi Beredar Luas
    Ilustrasi kegiatan daring bertajuk roadshow online berenerji. Dokumentasi/ istimewa
    Surabaya: Video Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang mengajak warga memilih paslon Pilkada Surabaya, Eri-Armudji viral. Video berdurasi 1 menit 37 detik tersebut berisi kegiatan daring bertajuk roadshow online berenerji dan dengan beberapa peserta.

    Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Agil Akbar, mengatakan belum mengetahui pasti. Namun pihaknya sudah mendapat informasi adanya kegiatan kampanye yang dilakukan oleh paslon Eri Cahyadi-Armudji pada 18 Oktober 2020 bertajuk Roadshow Online berenerji.

    "Belum tahu, saya sudah tahu tapi itu kan memang kegiatan kampanye dengan tema roadshow online berenerji," kata Agil saat dikonfirmasi, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Baca: Gubernur DIY Sebut Warga Terbebani Memakai Masker

    Pada detik ke-10 video tersebut, Risma mengatakan 'saya titip pada ibu, supaya program ini berlanjut, sebenarnya program ini saya mempunyai data yang membuktikan bahwa kehidupan ada sesuatu yang lebih baik. Supaya program ini berkelanjutan, saya titip anak saya, Eri Cahyadi bisa melanjutkan saya," kata Risma dalam video tersebut.

    Agil menjelaskan berdasarkan informasi yang didapat, Risma telah mengajukan cuti kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tertanggal 13 Oktober 2020. Surat pengajuan izin cuti dilampirkan jadwal rencana kegiatan kampanye, menghadiri dan melaksanakan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali kota Surabaya.

    "Surat itu ditujukan ke gubernur dengan tembusan ke KPU dan Bawaslu. Kalau menurut jadwalnya, memang ada kegiatan kampanye paslon nomor urut 1," jelas Agil.

    Menurutnya surat pengajuan cuti yang dilakukan Risma sudah mendapat jawaban dari Pemprov Jatim pada 15 Oktober 2020. Namun Menurut Agil pihaknya belum mengetahui pasti jawaban Gubernur.

    "Kalau jawaban pasti ada, tapi saya belum dapat. Kemarin saya sudah minta penjelasan surat jawaban itu ke Pemerintah Provinsi Jatim, agar kita bisa menyampaikan yang sesuai saja," ungkapnya.

    Pejabat Harus Cuti Sebelum Kampanye

    Dalam catatan Bawaslu, Risma banyak dilaporkan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam kontestasi Pilkada 2020. Meski demikian Bawaslu belum menyebut detail jumlah laporan yang sudah masuk.

    "Akeh mas (banyak). Aku enggak hafal, karena banyak laporannya. Bawaslu juga sudah memanggil yang bersangkutan dan dia menjawab (klarifikasi) secara tertulis melalui bidang hukumnya. Isi jawabannya akeh (banyak)," ungkap Agil.

    Agil menegaskan pejabat negara seperti DPRD, Gubernur, Presiden termasuk Kepala Daerah diharuskan cuti terlebih dahulu sebelum menghadiri, menjadi jurkam, atau mengadakan kampanye. Hal itu sebagaiamana diatur dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020

    "Di PKPU sudah jelas, Kepala daerah diperbolehkan kampanye, tapi harus cuti dulu, dan cuti sendiri juga sudah diatur dalam PKPU dilakukan tiga hari sebelum pelaksanaan," ujarnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id