Ben Ibrahim-Ujang Iskandar Yakin Gugatan Pilgub Kalteng Dikabulkan MK

    Al Abrar - 08 Januari 2021 10:52 WIB
    Ben Ibrahim-Ujang Iskandar Yakin Gugatan Pilgub Kalteng Dikabulkan MK
    Ilustrasi - Medcom.id.



    Jakarta: Pasangan calon nomor urut 1 Ben Brahim S Bahat-Ujang Iskandar telah mendaftarkan gugatan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2020 ke Mahkamah Konstitusi. Gugatan itu telah diterima dan tercantum pada laman resmi MK.

    Ben Ibrahim yakin, permohonan pembatalan keputusan KPU Provinsi Kalteng Nomor: 075/PL.02.6-Kpt/62/Prov/XII/2020 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2020 dikabulkan oleh MK.




    "Kami berharap MK dapat memutuskan adil dan melihat fakta-fakta di lapangan bahwa banyak kecurangan karena penyalahgunaan jabatan," kata Ujang Iskandar, Jumat, 8 Januari 2021.

    Ujang optimistis MK mengabulkan permohonannya. Alasannya MK sekarang mengedepankan keadilan substansi ketimbang prosedural setelah bulan November 2020 lalu melalui Peraturan MK Nomor 6 Tahun 2020. 

    Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng menetapkan pasangan calon nomor urut 2 Sugianto Sabran-Edy Pratowo unggul 33.328 suara dari 1 Ben Brahim S Bahat-Ujang Iskandar di Pilkada Kalteng 2020.
     
    "Data perolehan suara pasangan calon pasangan nomor urut 1 sebanyak 502.800 suara dan pasangan nomor urut 2 memperoleh 536.128 suara," kata Komisioner KPU Kalteng Divisi Teknis, Sastriadi di Palangkaraya, Jumat, 18 Desember 2020.
      
    Pleno rekapitulasi tingkat provinsi itu hanya diikuti sejumlah pihak terkait seperti KPU, Bawaslu serta tim pemenangan pasangan calon. Meski demikian seluruh proses tetap disaksikan masyarakat melalui siaran langsung di media sosial resmi KPU setempat.
     
    Sementara penetapan perolehan suara masing-masing calon itu dibacakan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Harmain Ibrohim.
     
    Keputusan KPU Kalteng itu tertuang di Nomor: 075/Pl.06.6.Kpt/Prov/XII/2020 tentang penerapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2020.
     
    "Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan pemilihan sebagaimana termaktub diktum kesatu ditetapkan pada hari Jumat tanggal 18 Desember 2020," jelas Harmain
     
    Menurut Harmain hasil tersebut sudah melalui proses yang panjang sejak rekapitulasi tingkat TPS, ke kecamatan, kabupaten/kota hingga rapat pleno terbuka di provinsi ini.
     
    Dia mengatakan jika terjadi sengketa ke Mahkamah Konstitusi terkait hasil yang sudah ditetapkan tersebut, penetapan pemenang Pilkada akan ditunda hingga ada keputusan MK secara resmi.
     
    "Bagaimana putusan MK, apakah ditolak atau lakukan apa akan dilaksanakan selambatnya lima hari sesudah putusan MK ditetapkan. Namun jika tidak ada gugatan, dalam tiga hari setelah rapat pleno selesai, pasangan calon yang mendapatkan suara tertinggi akan diterapkan," ujarnya.
     


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id