Bawaslu Sidoarjo Temukan Paslon Gelar Dangdutan saat Kampanye

    Syaikhul Hadi - 06 Oktober 2020 22:19 WIB
    Bawaslu Sidoarjo Temukan Paslon Gelar Dangdutan saat Kampanye
    Ilustrasi. Medcom.id
    Sidoarjo: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo, masih menemukan pasangan calon menggelar kampanye disertai dengan dangdutan. Hal itu dilarang saat pandemi covid-19, lantaran mengumpulkan massa.

    Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid, belum menyebut siapa saja paslon yang menggelar kampanye disertai dengan dangdutan. Pihaknya hanya mengingatkan agar paslon tetap mentaati aturan KPU di saat Pandemi covid-19 sebagaimana PKPU Nomor 13 tahun 2020.

    "Harusnya itu tidak boleh. Karena berkaitan dengan pengumpulan massa. Sebab, dimassa covid-19 seperti ini tidak boleh mengumpulkan massa, termasuk kampanye," terang Haidar, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Momentum pilkada di tengah masa pandemi memang seharusnya memperhatikan protokol kesehatan. Mengingat, covid-19 mudah menyebar. 

    "Kampanye diperbolehkan tapi dengan batasan-batasan massa. Tidak boleh lebih dari 50 orang," katanya.

    Baca: Bawaslu Catat Baru 39 Kabupaten/Kota Taat Kampanye Daring

    Bawaslu menyebut secara keseluruhan Paslon di Sidoarjo yang hendak menggelar kampanye tidak menyetorkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK). Padahal STTPK penting dilakukan mengingat mekanisme yang harus ditaati para paslon saat melakukan kampanye.

    "Hampir keseluruhan tidak ada yang melampirkan STTPK tersebut. Sifatnya wajib. Karena dengan surat itu kami bisa tahu kampanye yang dilakukan paslon sudah sesuai dengan aturan atau tidak," tegasnya.

    Pihaknya segera melakukan evaluasi terkait temuan pelanggaran para pasangan calon saat kampanye. Diharapkan pilkada tidak berdampak buruk pada sebaran covid-19 di Sidoarjo.

    "Yang pasti akan kami evaluasi. Termasuk melampirkan STTPK dan mendatangkan banyak massa," singkatnya. 

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id