Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Menurun

    Kautsar Widya Prabowo - 25 November 2020 20:53 WIB
    Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Menurun
    Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. MI/Rommy Pujianto
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut pelanggaran protokol kesehatan (prokes) saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 menurun 65 kasus. Bawaslu masih menemukan 373 kasus pelanggaran pada minggu ke-60 tahapan kampanye pilkada.

    "Pada 5 hingga 14 November 2020, Bawaslu menemukan 438 kegiatan kampanye melanggar prokes," ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar dalam keterangan tertulis, Rabu, 25 November 2020.

    Jenis pelanggaran protokol kesehatan covid-19 yang dilakukan peserta pilkada beragam. Di antaranya, kerumunan orang tanpa menjaga jarak, tidak menggunakan masker, dan tidak tersedia penyanitasi tangan.

    Baca: Kominfo: Penerapan Protokol Kesehatan Menjaga Kualitas Demokrasi

    Bawaslu bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian setempat menindak tegas peserta pilkada yang melanggar protokol kesehatan. Salah satunya membubarkan kegiatan kampanye.

    "Bawaslu menerbitkan 328 surat peringatan dan melakukan pembubaran terhadap 39 kegiatan," jelasnya.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id