Gangguan Internet Jadi Momok Pilkada 2020

    Anggi Tondi Martaon - 22 September 2020 23:33 WIB
    Gangguan Internet Jadi Momok Pilkada 2020
    Ilustrasi pengguna media sosial. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memetakan tingkat kerawanan gangguan internet di daerah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Seluruh daerah dinilai rawan gangguan internet.

    "Seluruh provinsi yang menyelenggarakan termasuk (tingkat) rawan tinggi," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat menyampaikan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) 2020 melalui virtual, Selasa, 22 September 2020.

    Baca: Pilgub Sumbar Dinilai Paling Rawan

    Provinsi yang dinilai memiliki kerawanan tinggi jaringan internet yaitu berutan dari Jambi, Bengkulu, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Kemudian Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Kepulauan Riau.

    Selain itu, Bawaslu menyebutkan seluruh kabupaten/kota penyelenggara pilkada juga berpotensi mengalami gangguan internet. Sebanyak 67 kabupaten/kota masuk kategori rawan sedang.

    "Sementara 194 kabupaten/kota memiliki kerawanan tinggi," ungkap dia.

    Baca: KPU Bakal Hapus Kegiatan Kampanye Pemicu Kerumunan

    Pihaknya sengajak memetakan kerawanan gangguan internet karena Pilkada 2020 dilaksanakan di tengah pandemi. Sejumlah kegiatan yang melibatkan banyak orang harus dilakukan melalui daring.

    "Beberapa aktivitas penyelenggaraan pemilu dilakukan secara daring, misalnya kampanye," ujar dia.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id