DPR Sarankan Konser saat Kampanye Ditiadakan

    Anggi Tondi Martaon - 16 September 2020 18:57 WIB
    DPR Sarankan Konser saat Kampanye Ditiadakan
    Ilustrasi konser saat kampanye. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 yang kemudian diubah menjadi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pemilihan Kepala Daerah mengakomodasi konser selama kampanye. Namun, aturan turunan dari beleid tersebut disarankan dihapus karena pandemi covid-19.

    "Sebaiknya memang ditiadakan," kata Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa kepada Medcom.id, Rabu, 16 September 2020.

    Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPR itu juga meminta pasangan calon (paslon) menghindari kampanye melalui kegiatan konser selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Walaupun pelaksanaan kegiatan sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020.

    Baca: Peserta Pilkada Diminta Menghindari Kampanye Lewat Konser

    Dalam Pasal 63 ayat 2 PKPU Nomor 10 Tahun 2020 menyebut penyelenggaraan konser dan kegiatan tatap muka lain yang melibatkan banyak orang harus menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya pembatasan jumlah peserta, yakni 100 orang.

    Dia sangsi protokol kesehataan saat penyelenggaraan konser bakal ditaati. Dia meyakini penonton akan membeludakan karena masyarakat tertarik mengikuti kegiatan tersebut.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id