Bawaslu NTT: Ada Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pendaftaran Paslon

    Antara - 08 September 2020 14:51 WIB
    Bawaslu NTT: Ada Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pendaftaran Paslon
    ilustrasi Medcom.id
    Kupang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT), menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan dalam pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pilkada 2020. Temuan tersebut terjadi pada 4-6 September 2020.

    "Ada pelanggaran terhadap protokol kesehatan, di mana bakal calon dan juga pendukung yang tidak mengenakan masker, serta adanya pengerahan massa pada pendaftaran di KPU," kata Koordinator Divisi Pengawasan Badan pengawas pemilu (Bawaslu) NTT, Jemris Fointuna, di Kupang, Selasa, 8 September 2020.

    Baca: Pendaftaran Cakada Dua Kabupaten di Sumsel Diperpanjang

    Dia menjelaskan selain pelanggaran protokol kesehatan, juga terdapat beberapa bakal calon yang tidak menyerahkan hasil tes usap pada saat pendaftaran. Padahal berdasarkan PKPU 10 THN 2020, calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah wajib menyerahkan hasil tes usap saat mendaftar ke KPU yang membuktikan hasil negatif.

    "Kalau pelanggaran soal hasil tes usap tidak ada sanksinya, tetapi Bawaslu sudah minta untuk hasil 'swab' diserahkan sebelum pemeriksaan kesehatan," jelasnya.

    Tahun ini di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada sembilan kabupaten.

    Sembilan kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak pada tahun 2020 di NTT adalah, Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id