Pemerintah Diminta Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada 2020

    Anggi Tondi Martaon - 16 Maret 2020 15:28 WIB
    Pemerintah Diminta Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada 2020
    Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Medcom.id/M Rodhi Aulia
    Jakarta: Pemerintah diminta mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal ini buntut merebaknya kasus virus korona di Indonesia. 

    "Tentu mekanisme pilkada yang dirancang ini adalah alternatif dari pemerintah apabila virus korona masih menjadi wabah nasional," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi, Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.

    Kementerian atau lembaga dan pihak terkait diminta segera mengkaji tahapan pilkada. Langkah tepat harus diambil untuk mengantisipasi penyebaran korona.

    Dasco mengusulkan kampanye tatap muka ditiadakan pada pilkada tahun ini. Pasangan calon (paslon) diminta memanfaatkan platform digital atau media masa.

    "Di era digital ini, kampanye tanpa tatap muka dan tanpa melibatkan massa banyak sangat mungkin dilakukan," ujar dia.

    Pemerintah Diminta Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada 2020Ilustrasi. Medcom.id

    Baca: NasDem Optimistis Raih Hasil Maksimal di Lampung

    Pilkada 2020 berlangsung di sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Ada beberapa rangkaian pelaksanaan pilkada yang melibatkan massa, seperti kampanye.

    Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada 2020, masa kampanye dimulai pada 11 Juli 2020-19 September 2020. 

    Masa tenang dan pembersihan atribut kampanye dilakukan selama tiga hari setelah kampanye berakhir, yaitu 20-22 September. Selanjutnya, pemungutan suara dilakukan pada 23 September 2020. 



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id