Tindakan Tegas Bawaslu Diklaim Mengadang Lonjakan Kasus Covid-19

    Kautsar Widya Prabowo - 20 November 2020 02:44 WIB
    Tindakan Tegas Bawaslu Diklaim Mengadang Lonjakan Kasus Covid-19
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus melakukan tindakan tegas terhadap peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 pelanggar protokol kesehatan. Hal ini dapat mencegah terjadinya penyebaran covid-19 di setiap tahapan pilkada. 

    "Berbagai tindakan mencegah kerumunan dilakukan (dengan) proses pembubaran," ujar Anggota Bawasul Fritz Edward Siregar dalam diskusi virtual, Kamis, 19 November 2020.

    Dia mengatakan tindakan tegas menunjukkan dampak positif. Tak ada lonjakan kasus covid-19 di daerah penyelenggara Pilkada 2020. Fritz mengamini data Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo tentang kasus covid-19 yang melandai di daerah peserta Pilkada 2020.

    Baca: Kemendagri: Zona Merah Covid-19 di Daerah Penyelenggara Pilkada Menurun

    Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negri Safrizal menyebut terdapat 45 daerah penyelenggara pilkada masuk zona merah pada 6 September 2020 atau pada tahap awal kampanye. Tercatat, 309 daerah menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.

    "Data yang terakhir kami berhasil kumpulkan 8 November, daerah merah yang melakukan pilkada turun menjadi 18 daerah," ujar Safrizal dalam konferensi pers, di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 17 November 2020.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id