Saksi Pilbup Konawe Selatan Sebut Sejumlah TPS Tutup Lebih Awal

    Fachri Audhia Hafiez - 04 Maret 2021 08:05 WIB
    Saksi Pilbup Konawe Selatan Sebut Sejumlah TPS Tutup Lebih Awal
    Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Medcom.id/Meilikhah



    Jakarta: Saksi pemohon dari pasangan calon (paslon) nomor urut tiga M Endang dan Wahyu Ade Pratama Irman mengungkap dugaan pelanggaran dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Konawe Selatan 2020. Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) ditutup lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

    "Proses pencoblosan di TPS 02 Desa Sangi-Sangi, Kecamatan Laonti, telah ditutup pada pukul 12.45 WITA," kata saksi Bahasmi dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) yang digelar daring pada Rabu, 3 Maret 2021.






    Menurut Bahasmi, situasi tersebut terjadi dengan alasan proses pemilihan telah selesai. Hal serupa juga disebut terjadi TPS 1 Desa Cempedak yang menutup TPS pada pukul 11.30 WITA.

    Bahasmi juga menyampaikan terkait laporan dari para saksi bahwa hampir semua TPS di Kecamatan Laonti ditutup sebelum pukul 13.00 WITA. Ia juga mengungkap saksi pemohon di Kecamatan Laonti tidak menandatangani berita acara pleno tingkat kecamatan.

    Baca: Saksi Ungkap Dugaan Penggelembungan Suara Pada Pilbup Tojo Una-una

    Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe Selatan, Hasni, mengaku tidak mengetahui pemungutan suara berakhir sebelum pukul 13.00 WITA. Temuan itu baru diketahui saat pleno di tingkat kabupaten.

    Setelah Bawaslu melakukan penelusuran, penutupan TPS merupakan kesepakatan bersama. TPS ditutup lebih cepat lantaran cuaca yang tidak mendukung. Sementara itu, kotak harus diantar ke kecamatan.

    "Setelah Bawaslu Kabupaten Konawe Selatan menelusuri di lapangan ternyata didapati  6 TPS, yakni TPS 1 Desa Cempedak;  TPS 1, TPS 2, dan TPS 3 Labuan Beropa, TPS 2 Labotaone; TPS 1 Tambeanga yang melakukan perhitungan suara sebelum pukul 13.00 WITA," ujar Hasni.

    Perkara perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati Konawe Selatan diajukan M Endang dan Wahyu Ade Pratama Irman. Perkara ini tercatat pada nomor 34/PHP.BUP-XIX/2021.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id