Titik Rawan Penyebaran Virus Korona Saat Kampanye Terbatas

    Anggi Tondi Martaon - 08 Oktober 2020 18:01 WIB
    Titik Rawan Penyebaran Virus Korona Saat Kampanye Terbatas
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Kampanye tatap muka dianggap rawan menjadi tempat penyebaran virus korona (covid-19). Sebab, kegiatan ini melibatkan orang dalam jumlah banyak di satu kegiatan.

    "Kondisi banyak itu (ramai berkumpul) akan sangat sulit meskipun memakai masker," kata Epidemolog Griffith University Dicky Budiman dalam Webinar Titik Rawan Pilkada di Masa Pandemi, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Dicky menjelaskan ada aspek lain virus korona dapat menyebar dalam kegiatan kampanye selain abai menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya bicara.

    Kegiatan ini dianggap berpotensi memicu penyebaran virus korona. Meski, pembicara kampanye terbatas menggunakan masker saat menyosialisasikan visi, misi, dan program pasangan calon (paslon).

    "Apalagi maskernya bukan masker bedah, tentunya ini harus dipertimbangkan," kata Dicky.

    Faktor lain, yakni mobilisasi peserta. Pergerakan orang menuju lokasi kampanye terbatas. Dikhawatirkan, orang yang mengikuti acara tersebut terpapar virus korona dalam perjalanan.

    "Ini akan menjadi sumber penyebaran dan terjadinya banyak klaster," kata dia.

    Baca: Mustahil Pilkada Seluruh Daerah Ditunda

    Selanjutnya, penggunaan fasilitas umum dianggap memicu penyebaran virus korona. Terlebih, fasilitas tersebut digunakan dalam waktu dekat secara bergantian.

    "Apa pun bentuknya (fasilitas) ini akan menjadi sumber penyebaran," ujar dia.

    Untuk meminimalkan potensi penyebaran tersebut, semua protokol harus diterapkan secara baik. Upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan salah satu protokol, seperti penggunaan masker.

    "Ingat namanya protokol ini tidak bsia dipisahkan. Harus bersinergi, tidak bisa berdiri sendiri," tegas dia.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id