Kemenkumham Diminta Merespons Cepat Konsultasi PKPU

    Anggi Tondi Martaon - 21 Juni 2020 12:14 WIB
    Kemenkumham Diminta Merespons Cepat Konsultasi PKPU
    Ilustrasi DPR. Medcom.id
    Jakarta: Komisi II DPR berkomitmen menyelesaikan konsultasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Pilkada 2020 dalam satu kali pembahasan. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) diminta segera menindaklanjuti hasil konsultasi tersebut.

    "Dan (PKPU) bisa dijadikan dasar hukum (diundangkan)," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Muhammad Arwani Thomafi kepada Medcom.id, Minggu, 21 Juni 2020.

    Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menyebut pengesahan PKPU harus segera dilakukan. Sebab, penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan tahapan pilkada baru sebatas Surat Edaran (SE) KPU Nomor 20 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan Tahun 2020 dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

    Dia menyebut idealnya penerapan protokol kesehatan berdasarkan PKPU. Sebab, surat edaran bersifat internal penyelenggara pemilihan umum.

    (Baca: Ketua Komisi II DPR Jamin Pembahasan PKPU Selesai Satu Hari)

    "Sementara tahapan pilkada termasuk verifikasi faktual melibatkan pihak lain," tutur dia.

    Dia berkomitmen tahapan konsultasi PKPU segera diselesaikan. Sehingga bisa dilanjutkan ke tahap harmonisasi oleh Kemenkumham sebelum diundangkan.

    "Kita berkomitmen besok bisa segera dituntaskan soal PKPU ini," ujar dia.

    Sebelumnya, Komisi II akan menggelar tahapan konsultasi PKPU pada Senin, 22 Juni 2020. Tahapan tersebut dilakukan bersama KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id