Jadi Donatur Cakada, Penyokong Dana Berharap Kemudahan Perizinan

    Anggi Tondi Martaon - 21 November 2020 19:33 WIB
    Jadi Donatur Cakada, Penyokong Dana Berharap Kemudahan Perizinan
    Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez
    Jakarta: Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) disebut tak lepas dari donatur. Pihak penyokong dana atau logistik ini mengharapkan imbalan dari calon yang mereka dukung.

    Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan, menyampaikan ada beberapa motif para donatur dalam Pilkada 2020. Seperti kemudahan perizinan usaha yang atau telah dilakukan.

    "Kemudahan perizinan yang telah (dilakukan) itu biasanya perkebunan yang sudah ada, pertambangan yang sudah ada," kata Pahala dalam diskusi virtual bertema Pilkada 2020: Wakil Rakyat atau Wakil Donatur, Sabtu, 21 November 2020.

    Berdasarkan Data Litbang KPK pada Pilkada 2018, sebanyak 95,4 persen donatur mengharapkan kemudahan perizinan. Selanjutnya, kemudahan ikut proyek (90,7 persen). Donatur ini biasanya dari kalangan kontraktor.

    Selanjutnya, keamanan menjalankan bisnis yang sudah ada (84,8 persen), kemudahan mengakses jabatan di badan usaha milik daerah (BUMD) atau pemerintahan daerah (81,5 persen).  

    (Baca: Cakada Diminta Mewaspadai Donatur Pilkada)

    "Yang menarik sebenarnya ada kemudahan akses menjabat di Pemda ataupun BUMD. Ini yang cerita kepala dinas dan tim sukses," ungkap dia.

    Berikutnya, kemudahan menentukan kebijakan atau peraturan daerah (72,2 persen), mendapatkan prioritas bantuan (62,3 persen) serta mengharapkan prioritas bansos (56,3 persen). Berdasarkan pendalaman Litbang KPK, para calon kepala daerah mengaku tidak mencari donatur pembiayaan Pilkada.

    Sebaliknya, para donatur yang menawarkan bantuan kepada calon. "Dia (calon kepala daerah) bilang 70 persen datang, kita enggak minta kok," ujar Pahala menirukan calon kepala daerah.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id