ASN Sulteng Dilarang Swafoto dengan Calon Kepala Daerah

    Antara - 08 September 2020 08:50 WIB
    ASN Sulteng Dilarang Swafoto dengan Calon Kepala Daerah
    Ilustrasi--ASN di lingkungan Pemkot Malang, Jawa Timur. Medcom.id/Daviq Umar
    Palu: Wakil Gubernur Sulteng, Rusli Baco Dg Palabbi, melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi, swafoto dengan calon kepala daerah. Larangan tersebut dikeluarkan untuk menjaga kesucian Pilkada 2020.

    "Dilarang melakukan foto selfie bersama calon kepala daerah dengan menggunakan atribut, simbol atau naik dipanggung dan menyatakan dukungan kepada calon kepala daerah demi menjaga netralitas ASN pada pilkada serentak di Sulteng," kata Rusli di Aula Tora Belo Mapolda Sulteng, Kota Palu, Selasa, 8 September 2020.

    Baca: Pendaftaran Pilkada di Tiga Daerah Papua Barat Dibuka Ulang

    Rusli menjelaskan ASN diminta tidak ikut terlibat dalam kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, walikota dan wakil wali kota maupun bupati dan wakil bupati.

    Ia tidak ingin pilkada serentak di Sulteng yang digelar pada Desember 2020 nanti tercoreng dengan ulah oknum ASN yang tidak menjaga netralitas sebagai abdi negara dan masyarakat.

    "Kendaraan ASN juga tidak boleh dilabeli dengan hal apapun yang mengarah pada dukungan kepada salah satu calon seperti dilabeli foto calon gubernur dan wakil gubernur. Jika kedapatan akan ditertibkan," jelasnya.

    Sementara Wakil Kapolda Sulteng, Brigjen Nurwindiyanto, menyatakan ada empat hal yang mesti dijaga agar pilkada serentak nanti berjalan aman.

    "Pertama menjaga komitmen sebagai anggota Polri, kedua menjalin dan meningkatkan komunikasi, ketiga meningkatkan kecepatan laporan secara berkesinambungan dan yang keempat menampilkan sifat keteladanan," jelasnya.

    (DEN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id