Pengadilan Pemilu Dinilai Cocok di Bawah Kelembagaan MA

    Fachri Audhia Hafiez - 02 Agustus 2020 10:18 WIB
    Pengadilan Pemilu Dinilai Cocok di Bawah Kelembagaan MA
    Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Pengadilan khusus pemilihan umum (pemilu) dinilai cocok di bawah kelembagaan Mahkamah Agung (MA). Penanganan sengketa pemilu akan lebih mudah melalui sistem lembaga peradilan MA yang ada hingga tingkat kabupaten/kota.

    "Misalnya untuk menangani sengketa di level kabupaten kota dan provinsi itu kan bisa diselesaikan di pengadilan tinggi (yang ada di sejumlah provinsi)," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa dalam diskusi virtual bertajuk 'Menakar Urgensi Pengadilan Khusus Pemilu', Minggu, 2 Agustus 2020.

    Saan mengatakan, sengketa pemilu saat ini selalu dibawa ke Jakarta untuk diuji melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Bila sengketa pemilu diuji melalui pengadilan tinggi, maka sistem pengadilan khusus pemilu bisa terdistribusi ke sejumlah provinsi.

    "Sehingga (penyelesaian) perkara pun bisa menjadi lebih cepat," ujar Saan.

    Sekretaris Fraksi NasDem di DPR ini mengatakan, kerja MK semakin menumpuk saat hasil Pilkada Serentak digugat banyak pihak. Hal itu tidak sebanding dengan sumber daya hakim MK yang hanya berjumlah sembilan orang.

    "Kita bisa membayangkan dengan MK hakimnya ada sembilan tapi dia menangani seluruh sengketa hasil pemilu dari mulai DPRD kabupaten kota, DPRD provinsi, DPR RI bahkan sampai ke pilpres," ujar Saan.

    Wacana pembentukan pengadilan khusus pemilu telah berembus sejak 2009. Pada 2014, pengadilan khusus pemilu juga sempat digagas dan akan melibatkan MA.

    Namun, pembentukan peradilan tersebut tidak tercapai kala itu. Sampai saat ini penanganan perkara pemilu selalu ditangani oleh Bawaslu dan MK.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id